Suara.com - Pebulutangkis spesialis ganda putri Indonesia, Greysia Polii menolak anggapan bahwa dirinya kerap show off saat berlaga di suatu turnamen.
Menurut partner Apriyani Rahayu itu, kesan show off yang dalam kasus mereka kerap disebut berlama-lama di lapangan meski punya peluang menang, timbul tanpa disengaja.
Greysia menjelaskan bila dirinya dan Apriyani sejatinya ingin menang secepat mungkin. Namun, hal itu terkadang tak terjadi dan justru menjadi bumerang bagi mereka berdua.
"Bukan show off, tapi kami kemarin seperti tidak tahu tahu caranya untuk menang. Lebih ke kitanya (bagaimana) menemukan cara untuk menang," ujar Greysia saat ditemui di Gedung Kemenpora, Jakarta, Rabu (28/8/2019).
"Hasil kemarin (di tiga turnamen) itu yang membuat kita terkesan show off atau ingin lama-lama di lapangan," sambungnya.
Tanggapan bahwa Greysia/Apriyani kerap berlagak di atas lapangan timbul setelah keduanya gagal meraih kemenangan dari wakil Korea Selatan, Chang Ye Na/Kim Hye Rin.
Dalam laga babak perempat final Thailand Open 2019 awal Agustus lalu itu, Greysia/Apriyani punya kesempatan mengunci kemenangan setelah merebut game pertama dan tengah unggul 19-16 di game kedua.
Greysia/Apriyani yang hanya membutuhkan dua poin lagi justru lengah dan terkesan memperlama durasi pertandingan, hingga akhirnya berbalik kalah 21-23. Puncaknya di game ketiga.
Baca Juga: Greysia / Apriyani Patok Target Besar di Chinese Taipei Open 2019
Peringkat lima dunia itu telah menguasai laga hingga sempat unggul jauh 16-7. Namun lagi-lagi kesempatan itu seakan dilepas hingga berbalik kalah 19-21.
"Kita atlet, ya, harus tahu caranya menang. Jadi, terkesannya seperti itu. Itu jadi suatu acuan buat kamu, motivasi buat kami," beber Greysia.
"Jadi, kita perbaiki itu (mencari cara untuk menang) kita bawa ke Kejuaraan Dunia. Kalau kita bisa menang cepat, ya sebisa mungkin bisa menang cepat," pungkas Greysia.
Sebelumnya, sang pelatih Eng Hian pernah mengkritik sikap show off anak asuhnya itu.
Namun, Greysia/Apriyani berhasil menolak tudingan itu dengan mampu menggapai target minimal lolos ke semifinal Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 pekan lalu.
Berita Terkait
-
Greysia / Apriyani Beberkan Kunci Keluar dari Keterpurukan
-
5 Berita Sport Pilihan: Hendra / Ahsan Juara Dunia Berkat Strategi Cadangan
-
Sebelum Kembali Tancap Gas, Hendra / Ahsan Rehat Sejenak
-
Apresiasi Hendra / Ahsan, Imam: Jangan Berhenti Beri Kado buat Ibu Pertiwi
-
Ultah, Hendra dan Pelatih Dapat Kejutan dari Menpora
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Bangga Produk Lokal, KOI Sebut Apparel Mills Bikin Kontingen Negara Lain Iri
-
Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
-
Ubed Tantang Christo Popov di Perempat Final Malaysia Masters 2026, Bertekad Balas Dendam
-
Perebutkan Poin UCI, Tour de Bintan 2026 Jadi Pemanasan Atlet Nasional ke Asian Games Nagoya
-
Bukan Sekadar Permainan Pos Ronda, Domino Kini Resmi Jadi Anggota KONI Pusat
-
Pelita Jaya Buka Peluang Tampil di EASL 2026, Siap Hadapi Dominasi Tim Basket Korsel hingga Jepang!
-
Pelita Jaya Perkuat Chemistry di Jeda Kompetisi, Siap Bungkam RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
Rekor Sapu Bersih Tak Berlaku, Pelita Jaya Waspadai Kebangkitan RANS Simba di Playoff IBL 2026
-
PBVSI Panggil Rama Fazza dan Alfin Daniel ke Timnas Voli Putra Indonesia
-
Janice Tjen Terhenti di Babak 16 Besar Maroko Open 2026