Suara.com - Pebulutangkis spesialis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan kembali menerima bonus atas prestasinya meraih gelar di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019, pekan lalu.
Setelah meraih bonus Rp 240 juta dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Ahsan kini diberikan bonus oleh Djarum Foundation.
Djarum Foundation yang menaungi klub PB Djarum mengguyur pebulutangkis 31 tahun itu dengan nominal uang Rp 500 juta.
Disamping itu, Ahsan juga mendapat bonus voucher dari Yuzu Isotonic senilai Rp 50 juta.
"Pemberian bonus ini merupakan penghargaan bagi atlet-atlet PB Djarum yang telah mengharumkan nama bangsa di cabang olahraga bulutangkis," ujar Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu (4/9/2019).
"Disamping itu, apresiasi ini merupakan lecutan motivasi bagi para pebulutangkis junior untuk tetap bekerja keras, sehingga mampu menuai prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang," sambungnya.
Ahsan yang berpasangan dengan Hendra Setiawan keluar sebagai kampiun Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 setelah menekuk Takuro Hoki/Yugo Kobayashim , Minggu (25/8/2019).
Kemenangan yang mereka raih tak mudah. Hendra/Ahsan harus menjalani laga hingga rubber game sebelum bisa menumbangkan ganda putra Jepang itu, dengan skor 25-23, 9-21, dan 21-15.
Baca Juga: 5 Berita Sport Terhits: Deretan Wanita Mike Tyson, Hendra Diguyur Bonus
Mohammad Ahsan pun mengapresiasi pemberian Djarum Foundation yang dipandangnya sebagai bahan bakar untuk bisa terus berprestasi di masa yang akan mendatang.
"Terimakasih kepada Djarum Foundation yang selalu konsisten memberikan apresiasi kepada atlet-atlet berprestasi. Apresiasi ini membuat saya semakin terdorong untuk bekerja keras dan menghasilkan prestasi pada turnamen-turnamen berikutnya," ungkap Ahsan.
Selain memberikan apresiasi kepada Ahsan, Djarum Foundation turut memberikan bonus kepada dua pelatih ganda putra PBSI, Herry Iman Pierngadi dan Aryono Miranat.
Melalui Blibli.com, Yuzu Isotonic, dan Tiket.com, Herry dan Aryono mendapat apresiasi berupa voucher dengan total Rp 100 juta.
Berita Terkait
-
Hendra Setiawan Akui Status Ayah Dongkrak Motivasinya Raih Prestasi
-
Sebelum Pensiun, Hendra Setiawan Dambakan Gelar Ini Bersama Ahsan
-
Soal Kans ke Olimpiade 2020, Hendra / Ahsan Berharap PBSI Adil
-
Kembali Pede, Fajar / Rian Target Tembus Top 5 Dunia di Akhir Tahun
-
Indonesia Masters: Ini Alasan Terbesar Fajar / Rian Ikut Turnamen Level 100
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games