Suara.com - Pebulutangkis spesialis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan sangat menyayangkan terhentinya audisi umum pencarian bakat bulutangkis PB Djarum.
Ia pun berharap program pencarian bibit atlet muda itu bisa berlanjut.
Sebagaimana diketahui, Djarum Foundation melalui klub binaannya, PB Djarum, mengumumkan bahwa tahun 2019 menjadi audisi umum pencarian bakat bulutangkis terakhir yang digelar pihaknya.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppi Rasimin, sebelumnya mengatakan bahwa ajang pencarian bakat yang telah berlangsung sejak 2006 itu bakal berhenti pada 2020 mendatang.
Hal itu menyusul polemik antara PB Djarum dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), yang menuding ajang pencarian bakat itu terindikasi sebagai praktik eksploitasi anak.
Penggunaan brand Djarum pada kaos maupun atribut peserta audisi, dinilai KPAI sebagai sarana iklan rokok terselubung yang memanfaatkan tubuh anak sebagai medianya.
"Ya pastinya sangat disayangkan. Dan akan tambah susah untuk mencari bibit-bibit baru lagi," ujar Mohammad Ahsan saat dihubungi Suara.com, Senin (9/9/2019).
"Kalau harapan saya, audisi umum PB Djarum ini bisa terus berlanjut," sambungnya.
Baca Juga: Polemik PB Djarum dan KPAI, Susy: Kalau Tak Peduli, Jangan Tuntut Prestasi
Lebih jauh, Ahsan yang merupakan atlet jebolan PB Djarum menganggap audisi yang selama ini digelar murni untuk mencari pebulutangkis-pebulutangkis muda berbakat. Tak ada unsur eksploitasi anak di dalamnya.
"Kalau saya melihat, ini murni untuk mencari bibit atlet. Jadi yang pasti berdampak ya buat bibit-bibit baru. Kan audisinya sendiri bertujuan untuk itu," pungkas Ahsan.
Berita Terkait
-
Mantan Komisioner KPAI Usulkan PB Djarum Ganti Nama Audisi
-
Rudy Hartono: Semua Orang Tahu Djarum Punya Dana, Tapi...
-
Sebut Langgar 2 Pasal, Menteri Yohana Dukung Audisi PB Djarum Dihentikan
-
Tagar BubarkanKPAI di Twitter, Komisioner KPAI: Saya Tak Mengerti Logikanya
-
Audisi Umum PB Djarum Stop, Tontowi: Mengubur Mimpi Calon Pebulutangkis
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia