Suara.com - Brandon Jawato tersanjung mendapat panggilan mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Timnas Basket Indonesia menuju SEA Games 2019.
Pebasket berdarah Amerika Serikat-Bali itu bertekad membawa Timnas Indonesia 'naik level' dengan mencetak sejarah merebut medali emas.
Indonesia belum sekalipun meraih medali emas dari basket sejak cabang olahraga ini dimainkan di SEA Games pada 1977.
Prestasi terbaik skuat Garuda hanyalah empat kali runner-up pada 2001, 2007, 2015, dan 2017.
"Sebuah kehormatan. Ini kesempatan yang bagus bagi saya untuk bisa bermain di Timnas Indonesia. Saya merasa punya tim dan pelatih yang bagus, semua bekerja keras," ujar Brandon Jawato usai latihan di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (17/9/2019).
Menurut Brandon, target Timnas Indonesia meraih medali emas di SEA Games 2019 cukup realistis.
Selain kini dilatih juru taktik kelas dunia—Rajko Toroman—, skuat Merah Putih saat ini juga dinilainya diisi para pebasket lokal terbaik.
"Target emas SEA Games realistis tentu saja. Kami punya pemain terbaik dari Indonesia. Tentu saja kita ingin menang dan dapat emas. Semua juga begitu," tuturnya.
Meski telah berlatih bersama, namun power forward 26 tahun itu masih harap-harap cemas terkait nasibnya di skuat Timnas Indonesia.
Baca Juga: Mocha: Secara Teknis Brandon dan Denzel Sudah Bagian Timnas, Cuma Kurang...
Pasalnya, hingga kini proses adiminstrasi pembuatan paspor Indonesia untuk Brandon Jawato belum rampung.
Sementara, batas akhir penyerahan nama-nama pemain untuk SEA Games 2019 adalah pada 23 September mendatang.
"Saya berharap bisa membawa basket Indonesia ke level selanjutnya, bersaing dengan Filipina dan negara-negara Asia Tenggara, juga negara basket top lainnya," ujar Brandon Jawato.
Selain Brandon Jawato, Indonesia juga memproyeksikan satu nama pebasket impor lainnya untuk bisa segera memperkuat timnas.
Dia adalah Danzel Bowles, center yang bermain di liga bola basket Filipina bersama klub Rain or Shine Elasto Painters.
Tag
Berita Terkait
-
Jelang Ajang di Taiwan, Timnas Indonesia Dapat Suntikan Dua Pemain Asing
-
SEA Games 2019: Berpotensi Raih 3 Emas, ISSI Turunkan Target, Kenapa?
-
Lalu Muhammad Zohri Dipastikan Absen di SEA Games 2019
-
Incar 2 Emas, Malaysia Sebut Indonesia Jadi Ancaman di SEA Games 2019
-
SEA Games: Incar 1 Emas, Tim Tenis Meja Indonesia Berguru ke Negeri China
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya