Suara.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PBSI, Wiranto ditikam saat melakukan kunjungan di alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).
Sekretaris Jendral (Sekjen) PBSI, Achamad Budiharto menyayangkan aksi penusukan terhadap Wiranto. Dia berharap, mantan panglima TNI itu lekas pulih.
"Kami sangat menyayangkan dan menyesalkan, kok bilau bisa sampai dilukai seperti itu," ujar Achmad Budiharto saat dihubungi Suara.com, Kamis (10/10/2019).
"Tapi ini sudah terjadi, kita berharap dan berdoa kondisi pak Wiranto bisa baik-baik saja dan lekas pulih kembali," sambungnya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Banten Kombes Edi Sumardi mengatakan peristiwa itu bermula saat Wiranto hendak menuju helipad untuk bertolak ke Jakarta seusai menghadiri acara peresmian Gedung Kuliah Bersama di Universitas Mathla’ul Anwar.
Edi menjelaskan, pristiwa penusukan itu terjadi saat Wiranto sedang bersalaman dengan ulama dan tokoh masyarakat setempat.
Saat itu, politikus berusia 72 tahun akan menyalami beberapa orang yang sudah menunggu di luar pintu mobil.
Namun, tak disangka-sangka, lelaki yang belakangan diketahui berjuluk Abu Rara mengeluarkan pisau, mengejar dan berusaha mengarahkannya ke Wiranto dari arah belakang.
Baca Juga: Wiranto Ditusuk Pasutri, Polisi Telisik Dugaan Keterlibatan JAD
Beruntungnya, Wiranto masih sigap terhadap penyerangan tersebut. Kondisi Ketua Umum PBSI itu kabarnya sudah stabil.
Setelah mendapat penanganan darurat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah pandeglang, Wiranto langsung diterbangkan menggunakan helikopter milik TNI AU dari Alun-alun Pandeglang sekitar pukul 14.04 WIB.
Dari informasi yang dihimpun Suara.com, Wiranto saat ini sudah tiba di RSPAD Gatot Subroto.
"Jadi tidak kena (tertusuk) karena sempat menghindar. Namun beliau terdorong dan akhirnya jatuh,” kata Edi.
Pelaku, Abu Rara dan istrinya saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani pemeriksaan di Polda Banten.
Tag
Berita Terkait
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
-
Harga Lengkap Tiket Indonesia Open 2026, Paling Murah Rp40 Ribu
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Marc Marquez Tertekan! Awal Buruk MotoGP 2026 Bikin Misi Juara Terancam
-
Deklarasi Bali Sepakati Enam Poin Krusial untuk Transformasi SEA Games
-
13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus