Suara.com - Pasangan ganda putri Indonesia, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta harus terhenti di semifinal Macau Open 2019 setelah kalah dari wakil China, Du Yue/Li Yin Hui, Sabtu (2/11/2019) malam WIB.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Tap Seac Multisport Pavilion, Della/Rizki kalah dalam pertarungan dua game langsung dengan skor 19-21, 16-21.
Peringkat 18 dunia itu mengklaim telah mengeluarkan seluruh kemampuan dan mencoba segalanya untuk bisa merebut tiket final.
Namun, wakil China disebut Della/Rizki memang tampil sangat bagus, khususnya dalam aspek pertahanan.
"Pasangan Tiongkok punya pertahanan yang rapat, tidak mudah menembus mereka," ujar Della dalam rilis yang diterima Suara.com, Minggu (3/11/2019).
"Kami sudah coba main menyerang dan main bertahan, tapi pertahanan kami kurang rapat."
"Kami sudah coba semaksimal mungkin, tapi masalahnya pertahanan kami yang kurang rapat," sambungnya.
Kekalahan Della/Rizki membuat Indonesia tak memiliki wakil di partai pamungkas Macau Open 2019 yang berlangsung hari ini, Minggu (3/11/2019).
Tiga wakil lainnya yakni ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, ganda putri Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto serta Chico Aura Dwi Wardoyo dan Ruselli Hartawan terhenti di perempat final.
Baca Juga: Final Macau Open 2019 yang Hambar untuk Indonesia
Dihentikan Pasangan China di Macau Open, Ini Kata Della/Rizki
Pasangan ganda putri Indonesia, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta harus terhenti di semifinal Macau Open 2019 setelah kalah dari wakil China, Du Yue/Li Yin Hui, Sabtu (2/11/2019) malam WIB.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Tap Seac Multisport Pavilion, Della/Rizki kalah dalam pertarungan dua game langsung dengan skor 19-21, 16-21.
Peringkat 18 dunia itu mengklaim telah mengeluarkan seluruh kemampuan dan mencoba segalanya untuk bisa merebut tiket final.
Namun, wakil China disebut Della/Rizki memang tampil sangat bagus, khususnya dalam aspek pertahanan.
"Pasangan Tiongkok punya pertahanan yang rapat, tidak mudah menembus mereka," ujar Della dalam rilis yang diterima Suara.com, Minggu (3/11/2019).
Berita Terkait
-
Final Macau Open 2019 yang Hambar untuk Indonesia
-
Dihentikan Unggulan Pertama, Della / Rizki Gagal ke Final Macau Open 2019
-
Macau Open 2019: Tersingkir, Hafiz / Gloria Klaim Salah Strategi
-
Hasil Perempat Final Macau Open 2019: Indonesia Loloskan Satu Wakil
-
Lolos dari Perang Saudara, Della / Rizki Ditunggu Unggulan Utama Macau Open
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Perang AS-Iran, PBSI Pastikan Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Swiss Open 2026
-
All England 2026: Resep Raymond/Joaquin Jelang Lawan Ranking 3 Dunia: Makan Enak dan Tidur Nyenyak!
-
All England 2026: Ana/Trias Lolos ke Perempat Final, Ungkap Rahasia Kalahkan Ganda Jepang
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Singkirkan Fajar/Fikri, Perubahan Strategi yang Berhasil
-
All England 2026: Rian/Rahmat Singkirkan Ganda Malaysia, Servis Jadi Kunci Kemenangan
-
All England 2026: Tiwi/Fadia Beberkan Kelemahan usai Tersingkir, Alihkan Fokus ke Swiss Open
-
All England 2026: Amri/Nita Ungkap Kunci Menangi Duel Debutan Indonesia
-
All England 2026: Tersingkir, Jonatan Christie Akui Kurang Sabar ketika Hadapi Lin Chun-yi
-
All England 2026: Putri KW Tantang An Se-young di Perempat Final, Pilih 'Nothing to Lose'
-
All England 2026: Alwi Farhan Berterima Kasih kepada Tuhan usai Singkirkan Unggulan Ketujuh