Suara.com - Pelatih Kepala Pelita Jaya Basketball, Octaviarro Romely Tamtelahitu memprediksi persaingan gelar juara Indonesian Basketball League (IBL) 2020 akan berlangsung lebih ketat.
Hal itu salah satunya didasarkan absennya juara bertahan Stapac Jakarta di gelaran IBL 2020.
Stapac mundur dengan alasan tak memiliki skuat lengkap lantaran sebagain pemainnya, dipanggil Timnas Basket Indonesia.
"Saya pikir dan sudah saya lihat dari tahun-tahun sebelumnya, semua tim semakin ke sini semakin kuat," ujar Oky—sapaan akrab Octaviarro—di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa (12/11/2019) malam.
"Semakin umur tim itu bertambah, komposisi pemain juga berubah. Jadi semuanya bersaing jadi juara, sangat kompetitif," sambungnya.
Meski memprediksi IBL 2020 akan berlangsung ketat, Oky tetap percaya diri bisa membawa Pelita Jaya melaju jauh, atau bahkan meraih gelar juara.
Hasil draft IBL 2019 juga disebutnya jadi modal penting untuk bisa membubuhkan optimisme tersebut.
Pada draft IBL, Pelita Jaya merekrut tiga pemain asing. Antara lain Dior Alexandros Lowhorn, Stephen Deangelo Battle, dan Kevin Hardell Bridgewaters.
Lowhorn dan Bridgewaters bukanlah nama asing di IBL. Mereka berdua merupakan pebasket asing yang sempat bermain di Satria Muda Pertamina Jakarta.
Baca Juga: Kalah TKO dari Pacquiao, Eks Petinju Indonesia: Pukulannya Cepat seperti...
"Saya pikir lepas dari pemain asing ini bekas klub mana, mereka punya kelebihan masing-masing. Mereka akan isi kekurangan tim kita," ujar Oky.
"Saya pribadi dan kebetulan kita sama-sama dengan manajemen sudah ngobrol. Kita sepakat, kita tak mau kurang dari yang terbaik (alias juara)," pungkasnya.
Tanpa Stapac Jakarta, IBL 2020 akan diikuti sembilan klub plus Timnas Basket Indonesia. Antara lain Louvre Surabaya, Satya Wacana Salatiga, Amartha HangTuah, dan Pacific Caesar Surabaya,.
Selain itu ada juga Prawira Bandung, Bima Perkasa Jogja, Pelita Jaya Basketball Jakarta, NSH Jakarta, dan Satria Muda Pertamina Jakarta.
Berita Terkait
-
Tolak Timnas Basket Indonesia, Jawato Justru Tak Dilirik Klub IBL 2020
-
Gary Jacobs Kembali, Ini Hasil Lengkap Draft IBL 2020
-
IBL 2020: Satria Muda Butuh Point Guard dan Center Asing
-
Satria Muda Kalah dari Hangtuah di Laga Uji Coba, Pejic: Tim Belum Lengkap
-
Sambut IBL 2020, Kelly Purwanto Akan Lanjutkan Tradisi Rajah Tubuh
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia