Suara.com - Indonesian Basketball League telah resmi melangsungkan draft pemain asing dan rookie untuk kompetisi IBL 2020. Gary Jacobs Jr, eks pemain asing HangTuah, kembali dan akan memperkuat Satria Muda Pertamina Jakarta.
Pada draft pemain asing IBL 2020, pihak liga menyediakan lebih banyak pilihan yakni 240 pebasket impor. Hal itu lebih banyak dari jumlah musim lalu yang hanya mencapai 186.
Bila IBL musim lalu hanya memperbolehkan setiap tim memilih dua pemain asing dengan batasan gaji maksimal sebesar 4.000 dolar AS,.
Pada IBL 2020 setiap klub diperbolehkan memilih tiga pemain impor dengan batasan gaji 6.000 dolar AS.
Selain itu, IBL 2020 juga melakukan perubahan dari sisi tinggi badan pemain. Beda dengan musim lalu, IBL 2020 memberi batasan tinggi pada tiga pemain impor maksimal 200 cm.
Direktur IBL Junas Miradiarsyah menyebut banyaknya pilihan untuk pemain asing menandakan kompetisi bola basket tertinggi di Tanah Air itu semakin dikenal dan dipercaya oleh insan bola basket internasional.
Ia berharap, IBL 2020 bisa memberikan tontonan yang lebih menarik bagi pecinta bola basket Indonesia.
"Ini 58 hari menuju season IBL 2020. Banyak yang mempertanyakan musim baru akan menarik. Musim ini akan menarik dan eksentrik dari sebelumbmnya," ujar Junas dalam sambutannya di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa (12/11/2019).
Dalam draft pemain impor, NSH Jakarta menjadi satu-satunya klub yang memilih untuk mempertahankan satu pemain asing yang mereka gunakan musim lalu, yakni Dashaun Wiggins.
Baca Juga: Kalah TKO dari Pacquiao, Eks Petinju Indonesia: Pukulannya Cepat seperti...
Point guard itu disandingkan dengan dua pemain impor baru yakni Jordan Madrid-Andrew dan Michael Edward Glover.
Sementara itu, klub pendatang baru, Louvre Surabaya yang mendapat kesempatan untuk memilih draft di urutan pertama, memilih eks pemain Stapac Jakarta, Savon Rafriyq Llyod Goodman, Martavious Irving, dan satu wajah baru Michael Ayodele Kolawole.
Pelatih Kepala Louvre Andika Supriadi Saputra menjelaskan bahwa pihaknya puas dengan hasil draft IBL 2020.
Dengan memilih dua pemain asing eks IBL musim lalu, ia berharap timnya mampu melaju minimal hingga babak play-off.
"Itu salah satunya (dua pemain sempat main IBL musim lalu). Adaptasi jadi lebih mudah," beber Bedu, sapaan akrab Andika Supriadi Saputra.
Sementara dari draft rookie, IBL 2020 menyediakan 33 pemain yang direkrut dari berbagai ajang salah satunya Liga Mahasiswa (LIMA).
Berita Terkait
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Servis Mematikan Farhan Halim di Liga Voli Jepang, Pemain Lawan Melongo
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Link Live Streaming Indonesia Masters 2026 Hari Ini, Perang Saudara Fajar/Fikri vs Raymond/Joaquin
-
Kelelahan Duel Lima Set, Dinda Ivoliana Dibawa Tim Medis usai Kalahkan JPE
-
Jadwal Indonesia Masters 2026 Hari Ini: Duel Sesama Wakil Garuda Pastikan Satu Tiket Semifinal
-
Lolos ke Perempat Final Indonesia Masters 2026, Kerja Sama Pasangan Baru Apri/Lanny Semakin Matang
-
Tersingkir dari Indonesia Masters 2026, Putri KW Akui Huang Yu-Hsun Tampil Solid
-
Singkirkan Wakil China, Alwi Farhan Melaju ke Perempat Final Indonesia Masters 2026
-
Pelatih JPE Ungkap Penyebab Kekalahan atas Bandung bjb Tandamata di Proliga 2026
-
LavAni Perpanjang Tren Negatif Medan Falcons di Proliga 2026, Pelatih Anggap Belum Optimal