Suara.com - Lifter angkat berat putri asal Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Widari berhasil mengharumkan Indonesia di kejuaraan angkat berat dunia dengan meraih medali emas pada IPF World Open Powerlifting Championship 2019 di Dubai.
Sekretaris Pengprov Persatuan Angkat Berat Besi dan Binaraga ( PABBSI) Kalimantan Timur, Hendra Radinal Ary mengatakan Widari tampil di kelas 48kg putri, dan berhasil menyingkirkan sejumlah lifter dunia lainnya di kejuaraan tersebut.
"Tentunya kami sangat bangga dengan prestasi tersebut, karena Widari merupakan produk atlet lokal, dan dalam persiapan menuju kejuaraan Dunia dia menjalani persiapan di Samarinda, Kalimantan Timur," kata Hendra seperti dilansir Antara.
Pada kejuaraan dunia yang berlangsung 15-18 November 2019 di Dubai tersebut, Widari tergabung dalam timnas Indonesia bersama dua rekannya lifter dari Jawa Barat.
"Usai kejuaraan Dunia ini, Widari langsung pulang ke Kaltim untuk menjalani persiapan TC KONI Kaltim dalam persiapan menuju PON 2020 di Papua," bebernya.
Hendra menambahkan selain prestasi Widari, sebelumnya lifter angkat besi Kaltim juga menorehkan prestasi di tingkat Dunia, pada pada kejuaraan angkat besi 2019 di China.
"Dua lifter asal Kaltim yakni Lisa Setiawati kelas 48 kg, dan M Faathir berhasil merebut gelar juara dunia pada kejuaraan yang dilaksanakan bulan Oktober 2019," beber Hendra.
Dia mengatakan bahwa Lisa Setiawati meraih emas di kelas 48 kg putri untuk kategori senior, sedangkan M Faathir meraih emas di kelas 61kg kategori remaja.
"Saat ini Lisa juga tergabung dalam tim pelatnas Indonesia menuju SEA Games 2011, Pilipina, sedangkan M Faathir tidak masuk pelatnas namun juga tergabung dalam tim Kaltim menuju PON 2020 Papua," pungkas Hendra.
Baca Juga: Selandia Baru Tepis Anggapan Beri Dukungan untuk Kemerdekaan Papua
Berita Terkait
-
Kisah Inspiratif Eliana: Dari Buruh Cuci Kini Raih Emas ASEAN Para Games 2025
-
Regenerasi Para Angkat Berat Indonesia Membuahkan Hasil di ASEAN Para Games 2025
-
Buru Bakat Powerlifting, Magnus Iron Games Sukses Digelar di Jakarta
-
Pecahkan Rekor Pribadi, Eko Yuli Irawan Bawa Pulang Emas SEA Games 2023
-
ASEAN Para Games 2022: 13 Lifter Indonesia Bidik Enam Medali Emas
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Jadwal Final Four Proliga 2026 seri Surabaya, Pertemuan 4 Tim Terbaik
-
Gagal Finis di Austin, Mario Aji Siap Bangkit di Moto2 GP Spanyol
-
Ai Ogura Gagal Finis di GP Amerika, Aprilia Evaluasi Reliabilitas Motor
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026