Rully Fauzi | Arief Apriadi
Senin, 02 Desember 2019 | 23:55 WIB
National Olympic Committe (NOC) Indonesia atau Komite Olimpiade Indonesia (KOI) membuka dapur umum selama berlangsungnya SEA Games 2019. [Dok. NOC Indonesia]

Suara.com - National Olympic Committe (NOC) Indonesia atau Komite Olimpiade Indonesia (KOI) membuka dapur umum selama berlangsungnya SEA Games 2019.

Ketua umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari mengatakan bahwa dapur umum disediakan pihak Chief de Mission (CdM).

Dapur umum ini sendiri berada di semua kluster SEA Games 2019 yakni Subic, New Clark City, Metro Manila, dan arena lain (Batangas, La Union, dan Tagaytay).

Pengadaan dapur umum ini disebut Okto --sapaan akrab Raja Sapta Oktohari, untuk menjaga keharmonisan kontingen Indonesia. Semua atlet dan ofisial yang tengah berjuang harus mendapat dukungan langsung.

"Kalau saya, sebetulnya ini kebiasaan dari 2016 (saat menjadi CdM Olimpiade 2016 Rio de Janeiro). Waktu di Brasil cukup efektif. Karena itu cara kami membangun hubungan emosional dengan cabor-cabor," ujar Okto saat dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (2/12/2019).

"Karena biar bagaimanapun, cabor ini kan masing-masing sibuk, kita harus membangun emosional tim CdM. Salah satunya dengan cara ini, membangun harmonisasi juga komunikasi dengan cabor, salah satunya lewat makanan," sambungnya.

Terkait menu yang tersedia, Okto mengatakan semuanya adalah masakan halal khas Indonesia. Antara lain seperti dendeng balado, batagor, cumi, hingga rendang dan paru.

"Makanan ini kebanyakan tak hanya dikirim (ke venue-venue pertandingan), namun juga banyak yang mengambil langsung karena lokasinya tak jauh dari bandara," beber Okto.

"Setiap kota-kota ada. Ada di Manila, Clark, Subik, semuanya ada," tukas pria yang sempat menjabat sebagai Ketua Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2019 tersebut.