- Kontingen Indonesia menempati posisi *runner-up* SEA Games Thailand 2025 dengan total 333 medali.
- Raihan 91 medali emas mencetak sejarah sebagai prestasi tandang terbaik dalam tiga puluh tahun terakhir.
- Atletik dan menembak menjadi penyumbang medali emas utama bagi kontingen Merah Putih.
Suara.com - Kontingen Indonesia resmi menutup perjuangan di SEA Games Thailand 2025 dengan memastikan posisi runner-up atau peringkat kedua dalam klasemen akhir perolehan medali.
Prestasi gemilang ini diraih setelah Tim Indonesia SEA Games 2025 sukses mengumpulkan total 91 medali emas yang menjadi bukti kebangkitan olahraga tanah air di kancah Asia Tenggara.
Capaian di Bangkok ini sekaligus mengukir sejarah SEA Games baru bagi Merah Putih sebagai prestasi tandang terbaik dalam kurun waktu 30 tahun terakhir.
Total perolehan medali yang dibawa pulang oleh kontingen Indonesia mencapai angka 333 keping yang terdiri dari 91 emas, 112 perak, dan 130 perunggu.
Rekor ini menyamai memori manis SEA Games 1995 di Chiang Mai, Thailand, yang juga menjadi pencapaian terbaik Indonesia saat tidak berstatus sebagai tuan rumah.
Jumlah 91 emas ini juga secara signifikan melampaui raihan pada edisi sebelumnya di SEA Games Kamboja 2023.
Cabang olahraga atletik menjadi lumbung utama dengan sumbangan 9 emas, 5 perak, dan 6 perunggu.
Dominasi juga ditunjukkan oleh cabang menembak yang mendulang 6 emas, 9 perak, dan 8 perunggu, sekaligus menjadi cabor dengan total medali terbanyak yakni 23 keping.
Panahan turut menyumbang kontribusi besar dengan raihan 6 emas dan 2 perak bagi Merah Putih.
Baca Juga: Update Medali Tim Indonesia di SEA Games 2025: Masih Kokoh di Posisi 2
Selain itu, Indonesia berhasil keluar sebagai juara umum di beberapa cabang olahraga seperti wushu, dayung, pencak silat, bulutangkis, dan triathlon.
Sejarah emas perdana yang sangat emosional berhasil diukir oleh cabang olahraga ice hockey, bola basket 3x3, petanque, kabbadi, dan futsal putra.
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen tim yang telah berjuang.
“Peringkat kedua dengan raihan 91 medali emas adalah prestasi yang sangat membanggakan dan bersejarah. Ini menjadi pencapaian terbaik Indonesia dalam 30 tahun terakhir, sekaligus bukti bahwa pembinaan olahraga nasional berjalan di jalur yang tepat. Terima kasih kepada para atlet, pelatih, ofisial, federasi cabang olahraga, serta dukungan pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Okto.
Senada dengan Okto, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono, menekankan aspek mentalitas juara yang ditunjukkan para atlet.
“Para atlet telah berjuang dengan luar biasa, menunjukkan disiplin, mental juara, dan semangat pantang menyerah. Capaian peringkat kedua ini bukan hanya soal angka, tetapi tentang karakter, konsistensi, dan kebanggaan membawa Merah Putih di panggung Asia Tenggara,” ungkap Bayu.
Berita Terkait
-
Kontingen Indonesia Kemas 91 Emas di SEA Games 2025 Sukses Lewati Target Awal
-
Jangan Puas Runner Up di SEA Games 2025, Masih Ada Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028
-
Klasemen Akhir SEA Games 2025, Kontingen Indonesia Juara 2
-
Tetes Air Mata SEA Games 2025, Mereka Tak Terlihat Hanya Karena Tak Bawa Pulang Medali
-
Sama-sama Gagal, Ini Beda Nasib Timnas Putri dan Putra di SEA Games 2025
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Pukau Publik, Pembalap Pertamina Enduro Dilirik Tim Pabrikan MotoGP
-
Erick Thohir Dorong Revolusi SEA Games: Stop Cabor Aneh-aneh, Fokus Olimpiade!
-
Hasil IHTTC 2026: Pembalap Sleman Melaju Kencang, Sayang Kena Sanksi di Sepang
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final
-
Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus
-
Hasil Piala Uber 2026: Sikat Denmark 3-1, Srikandi Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Terungkap Alasan Megawati Hangestri Pertiwi Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama