RR Ukirsari Manggalani | Arief Apriadi
Kamis, 19 Desember 2019 | 13:35 WIB
Kapten Satria Muda Pertamina Jakarta, Arki Dikania Wisnu (tengah) berusaha melewati hadangan para pemain Amartha HangTuah di laga final Piala Presiden Basket 2019, Minggu (25/11/2019). [Dok. IBL]

Suara.com - Arki Dikania Wisnu menjadi satu dari tiga penggawa anyar yang dipanggil masuk skuat Timnas Basket Indonesia usai gelaran SEA Games 2019.

Ia mendapat panggilan dari pelatih Rajko Toroman bersama dua calon pemain naturalisasi, Brandon Jawato dan Lester Prosper.

Pelatih kepala Tim nasional (Timnas) basket putra Indonesia, Rajko Toroman di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8/2019). (Suara.com/Arief Apriadi)

Mereka bertiga datang untuk menggantikan tiga pemain yang dinilai tampil kurang maksimal di SEA Games 2019, yakni Avan Saputra, Juan Laurent Kokodiputra, serta Reggie William Mononimbar.

Khusus pemanggilan Arki Dikania Wisnu, Manajer Timnas basket Indonesia, Maulana Fareza Tamrella menyebut pihaknya memiliki pertimbangan sendiri.

Setelah gagal menunaikan target merebut medali di SEA Games 2019, Skuat Garuda dinilai kekurangan sosok pemimpin di atas lapangan. Arki Dikania Wisnu dilihat bisa mengisi kekosongan ini.

"Intinya kami gagal (di SEA Games 2019). Kami berbenah diri. Kami coba perkuat dengan menambah tiga orang ini," ujar Mocha, sapaan Maulana Fareza Tamrella saat dihubungi Suara.com, Rabu (18/12/2019).

"Harapannya ke depan, tim ini memiliki pemimpin. Diharapkan Arki Dikania Wisnu bisa membawa tim di saat-saat penting," sambungnya.

Arki Dikania Wisnu merupakan pemain vital di Satria Muda Pertamina Jakarta. Dia merupakan kapten dari tim yang bermarkas di Britama Arena ini.

Mocha berharap kepemimpinan Arki Dikania Wisnu bisa membuat skuat Merah Putih yang diisi sebagian pemain muda bisa tampil lebih baik. Tak hanya urusan taktik, namun mentalitas bertanding.

"Saat dibutuhkan, kami tidak memiliki sosok yang bisa mengangkat semangat tim. Itu yang kami harapkan dari adanya pemain-pemain baru ini," pungkas Maulana Fareza Tamrella.