Suara.com - Kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2020 dipastikan bisa disaksikan secara gratis oleh seluruh masyarakat Indonesia. Hal itu setelah pihak IBL mencapai kesepakatan dengan televisi nasional, TVRI perihal hak siar.
Kerja sama itu membuat IBL 2020 akan tayang di TVRI setiap minggunya, mulai musim reguler hingga babak play-off. Di musim reguler, TVRI akan menayangkan satu pertandingan disetiap seri.
Direktur Utama TVRI Helmi Yahya berharap kesepakatan tersebut bisa membuat dunia basket nasional kembali semarak, dan bisa berimbas positif pada kualitas kompetisi IBL sendiri.
"Harapan kita basket di Indonesia bisa kembali marak. Olahraga ini menarik, sehat, hampir tak ada tawuran di lapangan. Tak seperti olahraga yang satu lagi. Karena penontonnya kebanyakan mahasiswa ya, sehat banget," ujar Helmi Yahya di Gedung TVRI, Senayan, Jakarta, Selasa (7/1/2020).
"Kita harap betul nanti di lapangan seperti apa. Karena di basket itu bukan hanya game-nya yang menarik tapi entertainment. Ini bukan hanya soal bakset tapi juga hiburannya. Jadi semoga keseruan itu bisa kembali," sambungnya.
Di sisi lain, Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, kompetisi bola basket nasional sejatinya telah berkembang semakin menarik. Namun, masalah pemasaran lah yang masih minim.
Dengan kerjasama antara IBL dan TVRI, Junas berharap geliat basket Indonesia bisa kembali bertumbuh. Hal itu dirasa jadi momentum yang baik dalam misi Indonesia lolos Piala Dunia FIBA 2023.
"Dari saya yang sudah tiga tahun di liga, melihat bahwa kompetisi ini semakin menarik. Dari kompetisi dsn produk sejatinya tidak masalah, tinggal bagaimana menaikan kembali hype basket ini," beber Junas.
"Kami bangga dan terima kasih bisa dipercaya TVRI dan harapannya bisa membantu dan membawa momentum yang baik mulai dari hari ini hingga ke FIBA World Cup 2023 nanti," tambahnya.
Baca Juga: Pamer Mobil Baru, Jorge Lorenzo Jadi 1 dari 100 Pemilik Hypercar Ini
IBL 2020 akan berlangsung selama delapan seri dan berlanjut ke babak play-off. Kompetisi bola basket kasta tertinggi Indonesia itu akan berlangsung mulai 10 Januari di GOR Sahabat Semarang, Jawa Tengah.
Berita Terkait
-
Jelang IBL 2020, Lester Prosper Masih Kesulitan Adaptasi dengan Timnas
-
Diperkuat 2 Calon Pemain Naturalisasi, Timnas Pede Kalahkan Filipina
-
HangTuah Terancam Tanpa Abraham Wenas di Seri Pembuka IBL 2020
-
Timnas Basket Indonesia Incar Dua Besar Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021
-
Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021: Indonesia Siapkan Skenario Terburuk
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Wakil Pakistan Jadi Juara, PMGO di Jakarta Pecahkan Rekor Dunia
-
Bosch Bongkar Penyebab Dewa United Dibungkam Pelita Jaya di Game 2 Semifinal IBL 2026
-
David Singleton Bongkar Rahasia Pelita Jaya Hancurkan Dewa United di Game 2 Semifinal IBL 2026!
-
Rachel/Febi dan Ana/Trias Bidik All Indonesian Final di Australian Open 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026, Sabar/Reza hingga Ginting Siap Bertanding
-
PBSI Tarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026, Ini Alasannya
-
Dua Ganda Putra Mundur, Ini Daftar Wakil Indonesia di Australian Open 2026
-
Gagal Total di Indonesia Open 2026, PBSI Tarik Fajar/Fikri dari Australia Open
-
Statistik Gila Perrin Buford: 28 Poin, 12 Rebound, 12 Assist saat Pelita Jaya Hajar Dewa United
-
Drama Lima Set di AVC Cup 2026! Timnas Voli Putri Indonesia Kalah Tipis dari Vietnam