Suara.com - Sprinter muda andalan Indonesia Lalu Muhammad Zohri turut berbelasungkawa atas meninggalnya Ketua Umum PB PASI Bob Hasan.
Bob Hasan meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (31/3/2020) pukul 11.00 WIB.
Pria yang juga pengusaha itu wafat di usia 89 tahun karena penyakit kanker paru-paru stadium 4.
Zohri memiliki kesan tersendiri terhadap mendiang Bob Hasan.
Sprinter berjuluk Bocah Ajaib dari Lombok itu bahkan sudah menganggapnya seperti ayah sendiri.
"Saya sangat kehilangan, dia sudah saya anggap seperti bapak saya sendiri saking baiknya. Semoga beliau husnul khatimah dan saya turut berbelasungkawa," ujar Lalu Muhammad Zohri saat dihubungi wartawan, Selasa (31/3/2020).
"Pak Bob Hasan adalah sosok yang sangat baik, saya ingin jadi pengusaha seperti Pak Bob," tambahnya.
Sebelum wafat, Zohri teringat bahwa Bob Hasan sempat memberinya pesan sekaligus tantangan.
Zohri diminta mencetak sejarah sebagai sprinter Indonesia pertama yang mampu menembus waktu 9 detik di nomor lari 100 meter.
Baca Juga: Tutup Usia, Bob Hasan Empat Dekade Pimpin PASI
Lalu Muhammad Zohri telah menasbihkan diri sebagai manusia tercepat di Asia Tenggara. Rekor itu dipecahkannya saat berlaga di Kejuaraan Atletik Asia 2019.
Pada perlombaan yang berlangsung di Doha, Qatar, itu Zohri meraih podium kedua dengan catatan waktu 10,13 detik.
Hasil impresif itu melampaui rekor nasional dan Asia Tenggara nomor lari 100 meter putra yang sebelumnya dipegang Suryo Agung Wibowo.
Suryo Agung memegang rekor tersebut saat meraih medali emas SEA Games 2009 Laos dengan catatan waktu 10,17 detik.
Tak hanya sampai di situ, Zohri kembali mempertajam catatan waktunya saat mengikuti ajang Seiko Golden Grand Prix Osaka 2019 menjadi 10,03 detik.
Catatan waktu itu membuatnya jadi atlet Indonesia pertama yang dipastikan lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo lantran telah melewati limit yakni 10,05 detik.
Berita Terkait
-
Andil Besar Bob Hasan Dalam Karier Maria Londa
-
Bob Hasan Wafat, Emil: Terima Kasih Bapak Atletik Indonesia untuk Semuanya
-
Antisipasi Penyebaran Corona, Pelayat Dibatasi di Rumah Duka Bob Hasan
-
Meninggal Dunia, Bob Hasan Akan Dimakamkan di Ungaran Besok
-
Bob Hasan Meninggal, Sekjen PASI: Kehilangan Besar untuk Olahraga Indonesia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia
-
Popsivo Buka Peluang Lolos ke Final Four Proliga 2026