Suara.com - Meninggalnya Mohammad Hasan, atau yang lebih dikenal dengan nama Bob Hasan, menjadi duka bagi dunia olahraga Indonesia. Khususnya cabang olahraga atletik.
Empat dekade sudah Bob Hasan menjabat ketua umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI). Tepatnya sejak Bob Hasan berusia 47 tahun.
Totalitas Bob Hasan di dunia atletik Indonesia tak perlu diragukan lagi. Banyak atlet-atlet atletik yang telah mengharumkan nama Indonesia berkat di bawah kepemimpinannya.
Contohnya saat fenomena kemunculan Lalu Muhammad Zohri, atlet muda yang dijuluki Bocah Ajaib dari Lombok.
Sprinter asal Nusa Tenggara Barat ini membuat bendera Merah Putih berkibar di puncak tertinggi pada Kejuaraan Dunia Junior Atletik 2018.
Tak cuma berhenti sampai di situ, berkat kepemimpinan Bob Hasan, Zohri juga berhasil merebut tiket Olimpiade 2020 Tokyo yang saat ini ditunda ke tahun depan.
Sangat Terpukul
Sementara itu, Sekjen PB PASI Tigor Tanjung sangat terpukul dengan kabar Bob Hasan meninggal dunia.
Ini mengingat Tigor sudah begitu lama mendampingi Bob Hasan yang pernah menjabat Menteri Perdagangan dan Perindustrian (Menperindag) pada Kabinet Pembangunan VII era Presiden Soeharto.
Baca Juga: Antisipasi Penyebaran Corona, Pelayat Dibatasi di Rumah Duka Bob Hasan
"Saya saat ini pastinya sangat terpukul, saya belum bisa memberi banyak komentar," ujar Tigor saat dihubungi wartawan, Selasa (31/3/2020).
"Tapi yang pasti kehilangan ini sangat besar buat atletik dan olahraga Indonesia. Saya pribadi juga kan mendampingi beliau sebagai Sekjen sudah cukup lama," tambahnya.
Almarhum Bob Hasan yang lahir di Semarang, Jawa Tengah, tahun 1931, sejak kecil diasuh sebagai anak oleh Jenderal Gatot Soebroto.
Bob Hasan meninggal pada usia 89 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat pada, Selasa (31/3/2020) pukul 11.00 WIB.
Almarhum yang meninggalkan seorang istri, Pertiwi Hasan, tutup usia setelah berjuang melawan kanker paru-paru stadium 4.
Rencananya jenazah Bob Hasan akan dikebumikan di makam keluarga di Komplek Taman Makam Pahlawan Gatot Subroto, Ungaran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2020) sekitar pukul 13.00 WIB.
Berita Terkait
-
Bob Hasan Meninggal Dunia, Sang Perintis Industri Furnitur dan Kerajinan
-
Meninggal Dunia, Bob Hasan Akan Dimakamkan di Ungaran Besok
-
Bob Hasan Meninggal, Sekjen PASI: Kehilangan Besar untuk Olahraga Indonesia
-
Menperindag Era Soeharto, Bob Hasan Meninggal Bukan karena Corona
-
Tutup Usia, Mantan Menperindag Bob Hasan Derita Kanker Paru-Paru Stadium 4
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
-
Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello
-
Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026
-
Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Fajar/Fikri Bangkit dari Tekanan untuk Lolos ke 16 Besar Singapore Open 2026