Suara.com - Mantan juara dunia tinju asal Inggris, Amir Khan, kembali menegaskan obsesinya melawan Manny Pacquiao.
Amir Khan mengatakan ingin menjajal legenda tinju dunia itu yang juga mantan sparring partner-nya sebelum pensiun.
"Saya ingin bertarung melawan Manny Pacquiao," kata pemilik nama lengkap Amir Iqbal Khan dikutip Suara.com dari Bad Left Hook, Kamis (9/4/2020).
"Saya rasa itu akan jadi pertarungan yang elegan, sesuatu yang selalu inginkan sejak lama."
"Saya tak pernah kalah lawan petinju kidal, saya selalu bertarung bagus lawan petinju kidal."
"Kecepatan versus kecepatan. Kami mantan mitra tanding dan terbiasa mengisi satu sama lain. Ada banyak sejarah di masa lalu diantara kami," ujar Amir Khan.
Amir Khan yakin masih mampu melawan petinju top dunia seperti Manny Pacquiao.
Petinju muslim keturunan Pakistan itu menolak disebut kariernya sudah habis.
"Saya masih berada di Top 10 dunia dan di antara nama-nama besar di dunia tinju," tuturnya.
Baca Juga: Jalani Karantina Corona, Eks Petenis AS Unggah Pose Telanjang
"Saya masih muda, atletis, dan kuata. Saya masih memiliki beberapa pertarungan tersisa."
"Tapi saya ingin memastikan seperti apa bentuk pertarungannya dan harus masuk akal juga secara bisnis," jelas Amir Khan.
Amir Khan terakhir kali naik ring pada 12 Juli 2019 di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi melawan petinju Australia Billy Dib.
Dalam duel perebutan sabuk lowong kelas welter WBC International itu, Amir Khan menang TKO ronde keempat.
Delapan hari berselang Manny Pacquiao juga naik ring. Ia melawan petinju yang 10 tahun lebih muda darinya, Keith Thurman.
Dalam duel itu, Manny Pacquiao yang kini berusia 41 tahun menang angka, dan merebut sabuk tinju dunia kelas welter WBA (Super).
Berita Terkait
-
Mike Tyson Ingin Lawan Gorilla, Kenangan Sesmenpora dengan Glenn Fredly
-
Cerita Si Leher Beton Mike Tyson Ingin Duel dengan Gorilla
-
Top 5 Olahraga: 4 Lawan Terberat Pacquiao, Atlet Voli Pantai Tercantik
-
Tinju Dunia: 4 Lawan Terberat Manny Pacquiao, Tak Ada Nama Floyd Mayweather
-
Ajak Manny Pacquiao Tarung Ulang, Thurman: Saya Ingin Sabuk Itu Kembali
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara