Suara.com - Mantan juara dunia tinju empat kelas berbeda, Mikey Garcia, secara implisit menyebut mengalahkan Manny Pacquiao lebih mudah daripada Errol Spence Jr.
Hal itu didasarkan Garcia pada perbedaan tinggi tubuh kedua petinju. Pacquiao memiliki tinggi 166 cm, sedangkan Spence 177 cm.
Mikey Garcia sendiri hanya dua sentimeter lebih tinggi dari Manny Pacquiao.
Karena itu, Mikey Garcia sangat senang bila memiliki kesempatan bertarung melawan legenda tinju dunia tersebut.
"Saya ingin punya kesempatan melawan Manny Pacquiao," kata Mikey Garcia dalam wawancara langsung via Instagram dengan promotor Eddie Hearn.
"Manny Pacquiao bukan petinju jangkung dan kurus, yang dapat menyulitkan seperti yang dilakukan Errol Spence."
"Dia petinju kidal, tapi tinggi tubuhnya jauh lebih kecil. Manny Pacquiao pendek, tidak memiliki jangkauan tangan seperti beberapa petinju kelas welter lainnya," pungkas Mikey Garcia.
Mikey Garcia pernah berduel dengan Errol Spence dalam debut di kelas welter pada 16 Maret 2019 di AT&T Stadiun, Texas, Amerika Serikat.
Dalam pertarungan tinju dunia itu, Mikey Garcia kalah angka mutlak dari Errol Spence yang sekaligus berhasil mempertahakan sabuk juara dunia kelas welter IBF.
Baca Juga: Kisah Tragis Legenda Tinju Dunia, Tewas Sehari Sebelum Ultah ke-46
Di lain pihak, Manny Pacquiao terakhir kali naik ring pada 20 Juli 2019, mengalahkan pemegang sabuk juara dunia kelas welter WBA (Super), Keith Thurman.
Berita Terkait
-
Kisah Tragis Legenda Tinju Dunia, Tewas Sehari Sebelum Ultah ke-46
-
5 Petinju yang Gila Judi, Salah Satunya Taruhan Rp 5,6 M Dalam Sabung Ayam
-
Hasil Seri 2 Virtual MotoGP dan 4 Berita Olahraga Terpopuler Lainnya
-
Kostum Ayton Bikin Salfok, 3 Kemenangan Terbaik Valentino Rossi
-
Tinju Dunia: Breazeale Sesumbar Bakal KO Ruiz
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025