Suara.com - Eks pebulutangkis nasional, Tontowi Ahmad sepertinya tak akan lama menganggur usai memutuskan pensiun, Senin (19/5/2020).
Klub asalnya, PB Djarum telah menyediakan posisi talent scout atau pencari bakat bagi Tontowi Ahmad.
Hal itu diungkapkan Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin. Menurut Yoppy, Tontowi punya kapasitas menduduki jabatan tersebut.
"Ya pasti pencari bakat dibutuhkan. Dari dulu Tontowi selalu terlibat kegiatan PB Djarum," kata Yoppy Rosimin saat dihubungi wartawan, Selasa (19/5/2020).
"Dari waktu coaching clinic di Mataram, dia selalu siap. Nanti tunggu pandemi selesai kami akan lebih bicara soal teknisnya."
Lebih jauh, Yoppy sangat menghormati keputusan Tontowi Ahmad pensiun di usia 32 tahun.
Pebulutangkis kelahiran Banyumas, Jawa Tengah itu disebut Yoppy telah memberikan banyak prestasi untuk Indonesia.
"Kita tahu banyak atlet yang tidak berhasil saat berpasangan dengan Butet—sapaan akrab Liliyana Natsir. Tontowi adalah atlet yang sangat tahan banting," kata Yoppy.
"Tontowi sukses berpasangan dengan Butet dan ukir sejarah besar sebagai legenda bulutangkis," tandasnya.
Baca Juga: Kisah Mualaf Warga Baduy: Keluar dari Daerah Adat dan Serius Dalami Islam
Tontowi Ahmad pensiun dari bulutangkis setelah lebih dari satu tahun berpisah dengan Liliyana, partner terbaiknya selama berkiprah di sektor ganda campuran.
Liliyana telah lebih dulu gantung raket pada Januari 2019. Terakhir kali Tontowi Ahmad berduet dengan Liliyana pada final Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta.
Sebelum pensiun hari ini, Tontowi Ahmad sempat bertandem dengan dua pebulutangkis muda yakni Winny Oktavina Kandow dan Apriyani Rahayu.
Selama kariernya, Tontowi Ahmad telah memberikan segudang gelar bagi Indonesia. Selain emas Olimpiade 2016, All England hingga Kejuaraan Dunia juga berhasil dipersembahkannya.
Berita Terkait
-
Pesan Sang Pelatih untuk Tontowi Ahmad yang Putuskan Pensiun
-
Soal Status Magang Tontowi Ahmad, Begini Penjelasan PBSI
-
Pensiun, Tontowi Ahmad akan Masuk Hall of Fame PB Djarum
-
Terungkap! Sebelum ke Olimpiade 2016, Tontowi / Liliyana Sempat Bersitegang
-
3 Gelar Paling Prestisius Dalam Karier Tontowi Ahmad
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara