Suara.com - Nico Hulkenberg mendapatkan kesempatan kedua membalap di Formula 1 musim ini di Silverstone, Inggris, menggantikan Sergio Perez yang belum sembuh dari COVID-19.
Pebalap asal Jerman itu dipanggil Racing Point untuk menggantikan pebalap asal Meksiko itu di Grand Prix Britania akhir pekan lalu, menjadi tandem Lance Stroll, namun ia gagal memulai lomba setelah mobil RP20-nya gagal menyala di garasi jelang start.
Sementara itu, Perez, yang telah menyelesaikan masa karantina, kembali mendapati hasil tes COVID-19 positif jelang Grand Prix 70th Anniversary di Silverstone.
"Tes Sergio hasilnya positif dan dia akan terus mengikuti panduan dari otoritas kesehatan Inggris," demikian pernyataan Racing Point seperti dikutip Antara dari Reuters, Jumat (7/8/2020).
"Dia secara fisik sehat dan memulihkan diri."
Perez kedapatan positif COVID-19 pekan lalu di Silverstone setelah ia mengaku pulang ke Meksiko untuk menjenguk ibunya yang mengalami kecelakaan.
Hulkenberg musim ini tidak mendapatkan bangku di F1 setelah Renault tidak memperpanjang kontraknya setelah musim 2019 berakhir.
Hulkenberg, juara Le Mans 24 Hours kategori sportscar itu, belum pernah naik di podium F1 dari 177 kali start, namun kini ia memiliki peluang untuk bertarung dengan mobil merah jambu Racing Point yang menjadi salah satu mobil yang kompetitif tahun ini, kendati menuai kontroversi karena memiliki desain yang mirip dengan mobil Mercedes 2019.
"Aku sangat senang bisa kembali lagi bersama tim di Silverstone. akhir pekan lalu, adalah langkah nyata yang tak tahu ujungnya setelah berpisah dengan tim ini selama beberapa tahun terakhir, dan mengendarai mobil yang belum pernah aku bawa sebelumnya," kata Hulkenberg.
Baca Juga: Buat Berlaga Pekan Ini, Sergio Perez Tunggu Hasil Tes COVID-19
"Aku belajar banyak di akhir pekan lalu tentang RP20, dan aku siap menerapkan pengalamanku itu akhir pekan ini. Membalap di trek yang sama lagi membuat semua hal sedikit lebih mudah dan tim telah melakukan tugas dengan luar biasa untuk menyiapkan diriku."
"Aku rasa kami bisa bertarung untuk poin akhir pekan ini, yang merupakan tujuanku."
Tag
Berita Terkait
-
Mengenal McLaren F1, Salah Satu Holy Trinity dengan Setir di Tengah Kabin
-
Pembalap McLaren Oscar Piastri Amankan Posisi Kedua GP Jepang 2026
-
Terungkap! Performa Red Bull Bukan Alasan Max Verstappen Ingin Pensiun
-
Max Verstappen Isyaratkan Pensiun, Regulasi F1 2026 Dinilai Rusak Esensi Balap
-
Menang di F1 GP Jepang 2025, Andrea Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Lagi
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Pertamina Enduro Fokus Benahi Detail Teknis Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Solo
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
Alasan IBL All-Star 2026 Digelar di Bandung: Kota Basket yang Tak Pernah Mati