Suara.com - Tim Monster Energy Yamaha akhirnya buka suara terkait penyebab masalah rem blong yang membuat sang rider, Maverick Vinales harus melompat dari motornya pada seri lanjutan MotoGP 2020, yakni MotoGP Styria yang dihelat di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Minggu (23/8/2020) lalu.
Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli menyebut rider berjuluk Top Gun itu menggunakan sistem rem Brembo standar, alih-alih yang terbaru seperti milik tiga pebalap Yamaha lainnya.
Yamaha memutuskan memasang sistem pengereman lama di motor Vinales lantaran pebalap Spanyol itu memang tak merasa nyaman dengan pembaruan yang diberikan tim.
Di seri sebelumnya, yakni di MotoGP Austria, sistem pengereman Yamaha mengalami masalah overheating.
Saat Valentino Rossi, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli menggunakan sistem pengereman terbaru, Vinales tetap memakai perangkat sebelumnya.
Meregalli mengaku tak memprediksi penggunaan sistem pengereman standar bisa berakibat begitu fatal bagi Vinales.
Jika mengetahui dampaknya bakal begitu parah, yakni motor mengalami kerusakan sistem pengereman yang menyebabkan blong, Yamaha disebut Meregalli takkan membiarkan Vinales membalap dengan sistem itu.
"Apa yang terjadi kepada Vinales adalah sesuatu yang tidak kami prediksi. Kami menggunakan sistem pengereman standar yang berbeda dengan Rossi, Quartararo dan Morbidelli," ungkap Meregalli dikutip dari Crash.net, Selasa (25/8/2020).
"Hal itu karena Vinales tidak mengalami masalah dan dia justru kesulitan dengan sistem baru di MotoGP Austria. Karena alasan ini kami memutuskan memakai sistem lama."
Baca Juga: Miguel Oliveira: Tanpa Marc Marquez, Kans Menang Rider MotoGP Kian Terbuka
"Sayangnya kondisi tersebut terjadi. Beruntungnya, Vinales baik-baik saja. Menurut saya, hal ini yang paling penting."
Meregalli pun berjanji akan segera mencari penyebab masalah rem pada motor Yamaha. Jelang MotoGP Italia, dia berharap sudah mendapat informasi tambahan dari para teknisi.
"Sekarang kami akan mencoba untuk memahami dengan tepat apa yang terjadi, tetapi itu tidak akan mudah karena motornya tidak dalam kondisi yang baik," tutur Meregalli.
"Tetapi, saya berharap jelang (balapan di) Misano kami akan menerima lebih banyak informasi dari para teknisi Jepang kami," tandasnya.
Sebagai informasi, Maverick Vinales terpaksa melompat dari motor jelang Tikungan 1 saat balapan berjalan 16 lap di Red Bull Ring akhir pekan lalu.
Kala itu, motor Yamaha YZR-M1 miliknya tengah melesat dengan kecepatan sekira 230 km/jam, sebelum kegagalan sistem rem muncul.
Vinales yang nekat melompat dari motor dalam kecepatan seperti itu berhasil selamat dan tak mengalami cedera. Namun, kuda besi miliknya hancur dan terbakar usai menabrak pagar pembatas.
Berita Terkait
-
Maverick Vinales Sebut Kondisi Bahunya Kian Membaik Usai Cedera
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Maverick Vinales Sukses Jalani Operasi Bahu, Target Kembali di GP Spanyol 2026
-
Bagai Langit dan Bumi, Performa Pedro Acosta dan Maverick Vinales Disorot
-
Yamaha Resmi Perkenalkan YZR M1 Berteknologi Mesin V4 di Jakarta untuk MotoGP 2026
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Indonesia Berjaya di Kejuaraan Para Bulu Tangkis Eropa, Leani Ratri Borong Lima Emas
-
HYROX Jakarta 2026: Adu Fisik dan Mental, Ribuan Peserta Bersatu Lawan Batas Diri
-
Mandiri Jogja Marathon 2026: AQUA Hadirkan Hidrasi dengan Sentuhan Budaya
-
Draymond Green Tolak Kontrak Rp443 Miliar, Buka Pintu Lebar Bagi LeBron James ke Warriors
-
Timnas Voli Indonesia Tembus Peringkat 43 Dunia Usai Segel Gelar Juara AVC Cup 2026
-
Perombakan Besar Yamaha! Fabio Quartararo dan Alex Rins Dipastikan Hengkang di Akhir Musim 2026
-
Padukan Olahraga dan Festival Budaya, Bhinneka Run 2026 Janjikan Pengalaman Lari Berbeda di TMII
-
Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda
-
Ranking FIVB Timnas Voli Indonesia Usai Juara AVC Cup 2026
-
Drama 5 Game Final Berakhir Manis, Cesar Camara Puji Mentalitas Juara Bogor Hornbills