Suara.com - Pebalap Red Bull KTM Tech3, Miguel Oliveira menganggap absennya juara dunia MotoGP, Marc Marquez menjadi faktor meningkatnya persaingan di MotoGP 2020.
Tanpa pebalap berjuluk The Baby Alien itu, seluruh pebalap di paddock MotoGP dinilai Oliveira kini memiliki harapan dan keyakinan yang sama bahwa mereka bisa menang di setiap seri musim ini.
Pernyataan itu diungkapkan Oliveira usai finis pertama di MotoGP Styria 2020, Minggu (23/8/2020) kemarin. Itu merupakan podium kemenangan perdananya di ajang MotoGP.
"Di luar absennya Marc, saya tak tahu apakah ada alasan spesifik lain yang membuat ada banyak pemenang baru di MotoGP musim ini," kata Miguel Oliveira dikutip dari laman resmi MotoGP, Senin (24/8/2020).
"Ini hanya opini saya. Tapi saya rasa, sekalinya Marc absen, semua orang secara tiba-tiba merasa bisa memenangi balapan dan memenangkan gelar juara dunia MotoGP musim ini," sambung pebalap Portugal berusia 25 tahun itu.
Perkataan Oliveira memang tak berlebihan, apabila merujuk hasil empat seri balapan terakhir MotoGP 2020 pasca absennya Marquez yang saat ini masih dalam pemulihan cedera patah lengan kanan.
Di MotoGP Andalusia, Republik Ceko, Austria, hingga yang teranyar MotoGP Styria 2020, podium kemenangan selalu dimenangkan pebalap berbeda.
Setelah Fabio Quartararo berjaya di MotoGP Andalusia, seri selanjutnya dimenangkan oleh Brad Binder, pebalap Red Bull KTM.
Kemenangan di Sirkuit Brno, Ceko itu menjadi podium juara perdana buat rider asal Afrika Selatan tersebut.
Baca Juga: Demi Kesembuhan, Marc Marquez Ikhlas Gagal Pertahankan Gelar Juara Dunia
Setelahnya, MotoGP Austria berhasil dimenangi oleh rider Tim Ducati, Andrea Dovizioso, sebelum Oliveira mengamankan kemenangan di Styria.
Sengitnya persaingan yang terjadi di lima seri perdana MotoGP 2020 pun membuat Oliveira tak tahu pebalap mana yang memiliki kans untuk jadi juara dunia tahun ini.
Meskipun merujuk klasemen sementara, Fabio Quartararo memang menjadi favorit lantaran telah meraih dua kemenangan, termasuk di MotoGP Spanyol.
Rider Prancis itu saat ini mengoleksi 70 poin, hanya unggul tiga angka dari Dovizioso di peringkat kedua.
"Sekarang, pertanyaan siapa yang akan jadi juara masih mengambang. Hal ini pun membuat tak satupun dari kami menjadi kandidat juara dunia yang jelas. Di lain sisi, saya merasa masih terlalu dini untuk mencari kejelasannya," tukas Oliveira.
Berita Terkait
-
Tak Terobsesi Rekor, Marc Marquez Tetap Waspadai Momen Turunnya Prestasi
-
Marc Marquez: Kami Butuh Pecco Kembali ke Levelnya
-
Jorge Lorenzo Ungkap Nama-nama Jagoannya di MotoGP 2026
-
4 Pembalap Ini Jadi Jagoan Jorge Lorenzo Juara Dunia MotoGP 2026
-
Makin Berkembang, Jorge Lorenzo Klaim Aprillia Bisa Bersaing dengan Ducati
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak
-
Atlet Panjat Tebing Indonesia Dapat Tawaran Naturalisasi Negara Lain, Iming-iming Menggiurkan
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: JPE Tandang Electric, Bandung bjb Hadapi Livin Mandiri
-
Hadapi Anak Asuh Herry IP Lagi, Sabar/Reza Tetap Waspada Meski Unggul Rekor Pertemuan
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Siap Tempur, Sabar/Reza Jumpa Anak Asuh Herry IP