Sport / balap
Irwan Febri Rialdi | Gagah Radhitya Widiaseno
Pebalap Repsol Honda Marc Marquez usai babak kualifikasi MotoGP Spanyol di sirkuit Jerez. Handout / MOTOGP.COM / AFP

Suara.com - Performa tim Repsol Honda di musim MotoGP 2020 tidak secemerlang musim lalu. Salah satu faktor penyebab prestasi jebloknya Honda yakni cederanya Marc Marquez.

Performa jebloknya Repsol Honda ini membuat ayah kandung Jorge Lorenzo, Chico Lorenzo angkat bicara.

Chico pun menyebut kalau performa jeblok tim Repsol Honda karena memang kesalahannya sendiri.

Tim Repsol Honda berubah sikap sejak bergabungnya Marc Marquez di kelas tertinggi MotoGP. Performa Marquez di sirkuit pada awal-awal memang cukup impresif.

Baca Juga: Profil Komeng Terlengkap, dari Pendidikan hingga Karier

Hal ini pun membuat The Baby Alien menjadi andalan tim Repsol Honda hingga saat ini. Bahkan mereka mengembangkan motor hanya berdasarkan dengan performa Marc Marquez.

Pebalap Repsol Honda Marc Marquez saat menjalani hari kedua tes MotoGP 2020 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu (8/2). [AFP/Mohd Rasfan]

Sebelumnya, mereka mengembangkan kendaraan ramah yang mudah dikendarai semua pembalap.

“Awalnya motor yang dikembangkan oleh Dani Pedrosa merupakan motor yang ramah dan mudah dikendarai. Namun sejak datangnya Marc Marquez, Honda memilih mengubah karakteristik motor sesuai dengan gaya Marc yang lebih agresif, karena mendapatkan hasil yang lebih baik,” ujar Chico Lorenzo, dikutip dari Motorsprint.

Hal ini membuat seolah-olah pembalap lain selain Marc Marquez tidak cocok mengendarai motor Honda.

Oleh karenanya, banyak pembalap yang tidak bisa menunjukkan performa terbaiknya, termasuk Jorge Lorenzo sendiri.

Baca Juga: Top 5 Sport: Terungkap Satu Faktor Motor Balap Yamaha Angin-anginan

Jorge Lorenzo sendiri dibuat kewalahan saat mengendarai motor Honda. Ia pun sempat mengalami cedera yang membuat dirinya harus rehat menjadi pembalap MotoGP.

Komentar