Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengatakan, pihaknya ingin membuat anak-anak muda di Tanah Air semakin semangat untuk berolahraga untuk menjaga kesehatan, kebugaran dan meningkatkan imunitas tubuh.
Hal ini dikemukakan saat membuka workshop senam Sundul Langit secara virtual, Rabu (7/10/2020).
“Saya mengapresiasi teman-teman, sudah bergerak dan memeriahkan, ini juga dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-92,” katanya, dalam sambutannya.
Senam sundul langit merupakan gerakan yang dikreasikan dengan gerakan-gerakan dalam sepak bola, seperti sundulan, oper bola, menggiring bola, gerakan kiper, hingga selebrasi gol. Gerakan sepak bola dipilih, mengingat hal tersebut merupakan salah satu olahraga yang populer di tengah masyarakat, khususnya anak-anak muda, sehingga diharapkan bisa lebih mudah untuk melakukannya.
“Saya kira ini luar biasa. Saya harap, masyarakat kita, khususnya anak-anak muda terus bergerak, menjaga kebugaran dan meningkatkan imunitas tubuh. Momentum Hari Sumpah Pemuda ini, sekali lagi saya mengajak anak-anak muda untuk semangat,” pinta Zainudin.
Menurutnya, menjaga imunitas tubuh sangat penting dalam situasi pandemi Covid-19. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menerapkan protokol kesehatan dengan mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, hingga memakai masker. Lalu, juga harus bersatu dan bangkit.
“Kita harus bersatu untuk hadapi pandemi ini, bersatu, rukun, dan bergotong royong. Dampak dari pandemi ini luar biasa ya. Untuk itu kita harus berikan semangat dan berikan rasa optimistis, harus bersinergi dan kolaborasi. Saya harap, para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan bersungguh-sungguh dan selanjutnya dapat menjadi pionir dalam mensosialisasikan senam ini ,” terang Menpora.
Sementara itu, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta, yang juga penanggung jawab kegiatan yang hadir langsung di lokasi kegiatan di Hotel Narita, Tangerang, berharap, generasi muda bisa mengajak masyarakat untuk terus berolahraga.
“Senam ini semata-mata diciptakan untuk memberikan kemudahan dan semangat bagi generasi muda untuk senam dan bergerak. Dipilih gerakan sepak bola, karena olahraga ini salah satu yang populer. Dengan gerakan ini, kita harap anak muda melakukan senam secara rutin,” pungkas Isnanta.
Baca Juga: Kemenpora Awasi Langsung Pengelolaan Anggaran Pelatnas
Berita Terkait
-
IBL 2020 Batal, Menpora Dukung Perbasi Siapkan FIBA World Cup 2023
-
Dukung Pemerintah Basmi Pandemi, IBL 2020 Resmi Dibatalkan
-
Demi Olimpiade 2032, Indonesia akan Bangun Laboratorium Anti Doping
-
Ajak Anak untuk Belajar Mencintai Tanah Air
-
DPR Setujui Naturalisasi 4 Atlet, Menpora Harap Mereka Perkuat Timnas
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal, Indonesia Tanpa Wakil di Final BAC 2026
-
Awal Positif di AARC 2026, Herjun Atna Firdaus Raih Podium di Sepang