Suara.com - Performa Alex Marquez yang melonjak signifikan di dua balapan terakhir seolah menghapus penampilan buruk yang ia peragakan di pertengahan awal MotoGP 2020.
Bahkan Honda terpaksa harus absen dari podium sejak bulan Juli lalu, sebelum akhirnya puasa podium ini diakhiri oleh adik dari Marc Marquez tersebut.
Namun, Alex terlanjur bakal dipindah tugaskan untuk bergabung dengan tim LCR Honda pada tahun depan, menggantikan Cal Crutchlow.
Dilansir dari Crash, Sabtu (24/10/2020), pembalap ini mengaku bahwa hal ini bukanlah sebuah kemunduran.
"Bagi saya itu bukanlah kemunduran. Ini adalah langkah untuk menjadi pembalap yang lebih kuat sebelum kembali ke Repsol Honda, ini tujuan utama saya," ungkapnya.
Di balik perolehan dua podium beruntun Alex, ia mengatakan bahwa dirinya kini sudah memecahkan rahasia dari RC213V.
"Anda harus lengkap dan kuat di segala sisi. Anda tak bisa hanya ffokus pada area pengereman. Anda harus percaya pada motor, secara fisik ia sangat stabil khususnya di bagian depan," ucap pembalap Spanyol tersebut.
"Jika setting motornya kurang tepat motor ini sulit dikendalikan, namun tergantung juga bagaimana anda menaikinya," imbuh juara dunia Moto2 2019 tersebut.
"Motor ini punya potensi dan saya harus berkembang. Jika anda sedikit kehilangan waktu, anda perlu sedikit rileks. Ini sebabnya anda melihat Marc sering jatuh tahun lalu karena dia selalu mencoba melampaui batas," pungkasnya.
Baca Juga: Jeblok di Sesi Latihan Bebas, Dovizioso Tak Pede Rebut Podium
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
-
Gloria/Terry Maksimalkan Chemistry Meski Minim Latihan di German Open 2026
-
Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026
-
Tiwi/Fadia Siap Bongkar Strategi Ganda Taiwan di Babak 16 Besar German Open 2026
-
Indonesia Tuan Rumah Red Bull Cliff Diving 2026, Tebing T-Rex Nusa Penida Jadi Panggung Adrenalin
-
Berkat Kolaborasi Nasional, Indonesia Trail Run Series Resmi Terbentuk
-
11 Pebulu Bangkis Indonesia Bakal Debut di All England 2026, Ini Daftarnya