Suara.com - Performa Franco Morbidelli yang kian tajam jelang akhir kompetisi MotoGP banyak disoroti. Beberapa pihak menyebut bahwa motor yang ia tunggangi menjadi salah satu faktor utama moncernya pembalap Petronas Yamaha tersebut.
Di tahun ini, Morbidelli mengendarai motor berbasis Yamaha M1 2019 dengan penambahan perangkat terbaru dari motor pabrikan tahun ini.
Tunggangan tersebut berbeda dari Fabio Quartararo, Valentino Rossi, dan Maverick Vinales yang berbasis motor M1 2020.
Dilansir dari Crash (17/11/2020), Morbidelli mengatakan bahwa dirinnya lebih menganjurkan pabrikan berlogo garputala ini tetap menggunakan motor terbaru untuk mengarungi kompetisi musim depan, dan tak kembali ke motor 2019.
"Dengan motor baru, anda masih punya banyak potensi untuk menngembangkan motor, anda bisa menjejali piranti modifikasi," ungkap alumni akademi yang didirikan Valentino Rossi tersebut.
"Sementara itu, motor saya, anda harus memacunya secara maksimal karena sudah berada di limit batasan untuk berkembang," lanjutnya.
"Mungkin bisa saja ada perangkat baru yang bisa saya comot dari motor pabrikan, namun saya selalu mengatakan bahwa motor terbaru selalu lebih baik karena alasan ini, ia masih bisa tumbuh," imbuhnya.
Pembekuan pengembangan mesin yang diterapkan musim depan membuat Yamaha cuma bisa menggunakan mesin-mesin yang ia gunakana mesin ini, yang mana lebih lemah jika dibandinkan dengan para rivalnya.
Sementara itu, pembalap Italia tesebut telah mengonfirmasikan bahwa dirinya akan tetap menggunakan motornya musim ini.
Baca Juga: Top 5 Sport: Vinales Kepergok Elus-elus Motor Suzuki, Menyesal Pindah?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit