Suara.com - Pembalap Suzuki Ecstar Joan Mir mendapat pembelaan dari rider gaek Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi. The Doctor menganggap Mir sangat pantas meraih gelar juara dunia.
Joan Mir meraih gelar juara dunia MotoGP 2020 pada seri balapan ke-13 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (15/11/2020). Meski hanya finis ketujuh, posisinya di puncak klasemen sudah tak mungkin dikejar para rival.
Pebalap Spanyol itu telah mengumpulkan 171 poin. Dia unggul 29 angka dari Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) di posisi kedua.
Meski balapan MotoGP 2020 masih menyisakan satu seri yakni MotoGP Portugal yang akan berlangsung 22 November mendatang, posisi Mir sudah tak mungkin tergoyahkan.
Meski berhasil jadi juara dunia, tak semua puja puji mengalir untuk Mir. Rider 23 tahun itu justru banyak mendapat cibiran di mana dia dianggap tidak layak meraih titel bergengsi itu.
Para pencibir menyebut Joan Mir juara karena kebetulan lantaran sang juara bertahan Marc Marquez harus absen selama satu musim akibat dibekap cedera patah lengan kanan.
Kondisi itu membuat Rossi turut angkat bicara. Menurut peraih sembilan gelar juara dunia itu, Joan Mir sangat pantas untuk merengkuh titel pembalap terbaik MotoGP 2020.
“Saya rasa Mir sangat layak menjadi juara dunia bersama Suzuki. Mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa dan motor mereka bekerja sangat baik," kata Rossi dikutip dari GPOne, Selasa (17/11/2020).
“Mir sangat muda, tapi tidak membuat kesalahan. Dia selalu membuat keputusan dengan tepat pada momen krusial dan dia cepat," tambahnya.
Baca Juga: Mantap! Joan Mir Jadi Juara Dunia MotoGP 2020
Rossi menilai pekerjaan yang dilakukan Joan Mir di musim ini sangat hebat. Menurutnya tak semua pebalap bisa meraih gelar juara dunia pada musim kedua di kelas MotoGP.
“Saya sudah memberinya selamat, karena yang pertama, memenangi MotoGP pada musim kedua bukan sesuatu untuk semua orang [bisa], hanya sedikit yang sukses melakukannya," ujar Rossi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Jakarta Electric PLN Mobile Tumbangkan Medan Falcons di Putaran Kedua Proliga 2026
-
PB Djarum Gelar Kejuaraan Klub Mitra 2026: Adopsi Format Piala Thomas, Uber, dan Sudirman
-
Alasan Bank Jakarta Bantu Pelita Jaya Arungi IBL 2026
-
Bank Jakarta Gandeng Pelita Jaya, Targetkan Prestasi dan Sport Tourism
-
Jorge Martin Pulih dari Cedera, Siap Ikuti Tes MotoGP di Buriram
-
Satu Hati untuk Jakarta: Pelita Jaya dan Persija Resmi Berkolaborasi
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Anthony Garbelotto Bongkar Kunci Kestaria Bengawan Solo Jungkalkan Dewa United
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
-
Menggiurkan! BWF Ubah Aturan Bulu Tangkis: Jadwal Makin Padat, Hadiah Tembus Rp452 M