Suara.com - Valentino Rossi resmi mengakhiri masa jabatan sebagai pembalap Yamaha MotoGP. Di musim depan, ia akan berkarir ke tim satelit, Petronas Yamaha SRT.
Pembalap bernomor 46 ini nantinya akan berkolaborasi dengan Franco Morbidelli.
Menurut pembalap berjuluk The Doctor, menjadi pembalap tim satelit ternyata cukup memiliki banyak keuntungan. Salah satunya bisa lebih fokus, apa maksudnya?
Jadi, menjadi pembalap tim satelit lebih fokus terhadap penampilan selama berkompetisi.
Berbeda dengan di tim pabrikan. Fokus akan terbagi menjadi dua, yakni penampilan dan melakukan uji coba motor.
"Secara angka, tim pabrikan memiliki kekuatan yang lebih unggul. Tetapi, juga mempunyai kelemahan karena ada banyak yang harus dicoba untuk pengembangan motor," ujar Rossi dikutip dari GPone.
"Dalam tim satelit, pembalap hanya fokus pada penampilan dan akhir-akhir ini tim satelit tampaknya lebih banyak bekerja pada motor juga," ucapnya menambahkan.
Lalu dengan bergabung di tim satelit, apakah performa Valentino Rossi akan kembali membaik?
Baca Juga: Perpisahan Emosional Rossi-Yamaha, Akhir Sebuah Era
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Finis Kelima dalam Debut Moto3 Thailand, Veda Ega Pratama Langsung Ukir Sejarah
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026