Suara.com - Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir resmi didaulat sebagai juara dunia MotoGP 2020. Ia berhasil mengalahkan rival-rivalnya selama satu musim penuh.
Keberhasilan Joan Mir meraih gelar juara dunia ini tak lepas dari performa motor SUzuki GSX-RR yang ditungganginya.
Beberapa rival dari Joan Mir menilai kalau motornya memiliki keseimbangan yang cukup bagus.
Namun, penilaian tersebut ternyata tak membuat Joan Mir merasa bangga. Ia justru menilai kalau motor yang ditunggangi punya kekurangan.
Menurut Joan Mir, bukan pada sektor mesin karena sektor tersebut tidak boleh diubah sampai akhir musim balap tahun depan.
Pembalap bernomor 36 itu menilai kesulitan pada settingan motornya.
"Kualifikasi dan kecepatan," kata Mir soal dua hal yang ingin ditingkatkan untuk musim depan, dikutip dari Corsedimoto.
Meski banyak saingan menganggap GSX-RR sebagai motor paling seimbang, ia yakin masih ada ruang untuk perbaikan.
Namun peraturan menyebut mesin tidak boleh diubah hingga akhir musim balapan berikutnya.
Baca Juga: MotoGP 2021: Menpora Yakin Sirkuit Mandalika Rampung Sesuai Target
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Pertamina Enduro Fokus Benahi Detail Teknis Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Solo
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
Alasan IBL All-Star 2026 Digelar di Bandung: Kota Basket yang Tak Pernah Mati