Suara.com - Pebalap Mercedes yang telah mengunci gelar juara dunia F1 2020, Lewis Hamilton memenangi GP Bahrain yang kacau balau pada Senin (30/11/2020) dini hari WIB, balapan yang diwarnai peristiwa ajaib pebalap Haas, Romain Grosjean lolos dari kecelakaan maut yang membelah dua mobilnya hingga terbakar di lap pembuka.
Kemenangan yang diraih setelah Safety Car memandu lomba hingga finis itu menjadi yang ke-95 dalam karier Hamilton, sang peraih tujuh titel F1.
Pebalap Red Bull, Max Verstappen finis runner-up bersama rekan satu timnya, Alexander Albon yang melengkapi podium GP Bahrain setelah pebalap Racing Point, Sergio Perez mengalami kegagalan mesin jelang akhir balapan di Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir.
Hamilton sendiri telah memenangi lima balapan beruntun dan total 11 GP dari 15 yang telah digelar di musim 2020 ini.
"Secara fisik sangat menuntut, (Red Bull) sangat cepat hari ini jadi saya tancap gas untuk menjaga jarak dari mereka. Saya sangat bersyukur terhadap tim saya yang pada akhir hari ini melakukan tugas dengan strategi sangat baik," kata Hamilton seperti dimuat laman resmi F1.
Belum genap satu putaran, balapan harus dihentikan menyusul insiden kecelakaan mobil Grosejan di Tikungan 3.
Dibantu para marshal yang sigap memadamkan api, Grosjean mampu meloloskan diri dari mobilnya yang terbakar dan pada akhirnya mendapat penanganan medis karena mengalami luka bakar ringan di tangan pergelangan kakinya.
Rekaman ulang menunjukkan Grosjean bersenggolan dengan mobil AlphaTauri Daniil Kvyat sehingga tergelincir dalam kecepatan tinggi.
Setelah menabrak pagar pembatas, mobil Haas tersebut mengalami kerusakan parah dan kemungkinan kebocoran bahan bakar menjadi penyebab kebakaran tersebut.
Baca Juga: Tundukkan Fiorentina 2-0 di San Siro, AC Milan Kukuh di Puncak Klasemen
Balapan ditunda selama satu jam 20 menit karena insiden tersebut.
Pascalomba, Hamilton juga ikut mengomentari soal kecelakaan yang menimpa Grosjean dan aspek keselamatan di F1.
"Itu gambar yang sangat mengejutkan dilihat. Ketika saya masuk ke mobil, saya tahu saya mengambil resiko. Tapi itu mengerikan.
"Saya sangat bersyukur halo bekerja. Bisa saja lebih parah. Ini menjadi pengingat bagi para pemirsa, ini adalah olahraga yang berbahaya.
"Luar biasa pekerjaan yang Formula 1 dan FIA telah lakukan untuk membuat ini lebih aman."
Start diulang setelah pagar pembatas yang rusak diperbaiki dengan Hamilton, kembali start dari pole position, di depan Max Verstappen.
Berita Terkait
-
Forza Ferrari! Tifosi Punya Harapan, Tes Bahrain Tunjukkan Potensi SF-26
-
Perang AS-Israel vs Iran Memanas, GP Bahrain dan Arab Saudi Batal Digelar? FIA Buka Suara
-
F1 The Movie: Sang Juara Dunia 7 Kali Lewis Hamilton Jadi Otak Produksi
-
Gosip Panas, Kim Kardashian dan Lewis Hamilton Dikabarkan Pacaran
-
Formula 1: Lewis Hamilton Blak-blakan Sulit Temukan Keseimbangan dalam GP Las Vegas
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing
-
Pecahkan Rekor Dunia, Atlet Kriket Indonesia Terima Sertifikat Guinness World Records
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Go Internasional! Byon Combat akan Digelar di Malaysia untuk Kali Pertama
-
Daftar Pemain Tim Merah untuk IBL All-Star 2026, Andakara Prastawa Dhyaksa Jadi Kapten
-
Daftar Pemain Tim Biru untuk IBL All-Star 2026, Yudha Saputera Jadi Kapten
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta