Sport / balap
Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal
Selebrasi pebalap LCR Honda, Takaaki Nakagami usai menyabet pole position pada sesi kualifikasi MotoGP Teruel di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol. [PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP]

Suara.com - Hengkangnya Cal Crutchlow dari tim LCR Honda rupanya membuat pembalap MotoGP asal Jepang, Takaaki Nakagami merasa kehilangan.

Rekan setimnya di tim satelit Honda tersebut dianggap banyak membantu dirinya berkembang selama berkiprah di MotoGP.

Dilansir dari Crash (9/12/2020), Nakagami mengatakan bahwa dirinya banyak belajar dari sosok pembalap Inggris yang di tahun depan bakal diganti oleh Alex Marquez tersebut.

"Saya sedih Cal meninggalkan Honda dan pindah ke Yamaha sebagai test rider. Namun saya harap dia beruntung di sana. Saya senang bisa setim dengan Cal selama tiga tahun," ungkap Nakagami.

Baca Juga: Monster Energy Masuk, Valentino Rossi Jadi Target Suzuki Selanjutnya?

"Khususnya di tahun pertama, saya banyak belajar beradaptasi dari Moto2 ke MotoGP berkat dirinya. Dia selalu peduli mengenai apa yang saya rasakan pada motor ini, dia selalu sangat serius mengajari saya," imbuhnya.

Cal Crutchlow saat menjalani MotoGP Brno. (motogp.com)

Dari penghuni urutan 20 klasemen di tahun debutnya, hingga menjadi pembalap 10 besar, saat ini Nakagami mengalami peningkatan pesat.

Namun sebaliknya bagi Crutchlow, akibat cedera yang tak berkesudahan, juara seri tiga kali ini mengalami musim terburuknya selama ikut MotoGP di tahun ini.

"Dia punya banyak potensi, di televisi ia tampak sangat agresif namun kenyataannya dia sangat sensitif. Saya bisa melihatnya di data, ia adalah pembalap yang paling seimbang," lanjut Nakagami.

"Di sisi lain, Marc Marquez jauh lebih agresif namun ia sulit ditiru," pungkasnya.

Baca Juga: Nonton MotoGP Mandalika Tanpa Repot, Tersedia Paket Wisata

Komentar