Suara.com - Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengungkapkan kunci kemenangannya pada pertandinga Rabu (27/1/2021) saat melawan pasangan Korea Selatan Lee So Hee/Shin Seung Chan terletak pada fokus dan semangat yang terus dijaga sepanjang pertandingan.
Pada laga pembuka ajang BWF World Tour Finals 2020 yang diselenggarakan di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Greysia/Apriyani menundukkan unggulan ketiga itu dalam tiga gim dengan skor 21-17, 22-24, 21-15.
"Hari ini, yang pasti, kami terus berusaha menjaga semangat dalam pikiran kami, semangat untuk menang, tidak boleh padam," kata Greysia dikutip Antara dari laman BWF.
"Selain itu, kami juga berjuang supaya tetap fokus pada pertandingan, jangan sampai tiba-tiba hilang," sambungnya.
Bagi atlet berusia 33 tahun itu, Lee/Shin merupakan lawan yang seimbang. Pasangan asal negeri ginseng itu dinilai memiliki pukulan-pukulan yang kuat dan pergerakan yang lincah.
Oleh karena itu, Greysia/Apriyani harus bisa mengimbangi mereka agar tidak kecolongan banyak angka.
Pertarungan antara kedua pasangan itu berlangsung sengit. Selama 94 menit, mereka saling serang untuk meruntuhkan pertahanan sekaligus mencuri poin demi poin.
Namun di gim ketiga, penampilan yang Lee/Shin menurun akhirnya dimanfaatkan oleh Greysia/Apriyani untuk meraup poin sebanyak-banyaknya dan memenangkan pertandingan.
"Mereka (Lee/Shin) adalah lawan yang seimbang bagi kami. Sebetulnya kami pasrah menghadapi mereka. Kami banyak berdoa pada Tuhan agar diberikan kekuatan," ujar Greysia.
Baca Juga: Praveen/Melati Telan Kekalahan di Laga Perdana Grup A BWF World Tour Finals
"Kami bermain dengan sabar. Pada gim ketiga, mereka sepertinya kehilangan konsentrasi. Kami manfaatkan kondisi itu dengan baik."
Pada laga lanjutan penyisihan Grup A BWF World Tour Finals Kamis besok, Greysia/Apriyani yang menyandang predikat sebagai unggulan pertama itu akan berhadapan dengan pasangan Malaysia Vivian Hoo/Yap Cheng Wen.
"Kami siap untuk pertandingan esok hari menghadapi pasangan Malaysia (Hoo/Yap). Kami tidak ingin memikirkan banyak hal di lapangan. Kami hanya ingin fokus pada pertandingan dan terus berusaha memberikan yang terbaik. Itu saja," pungkas Greysia.
Laga esok hari akan menjadi pertemuan kedua bagi Greysia/Apriyani dan Hoo/Yap. Sebelumnya, mereka pernah bertemu pada babak pertama turnamen Denmark Open 2019. Kala itu, Greysia/Apriyani menang straight game dengan skor 21-10, 21-18.
Selain Lee/Shin dan Hoo/Yap, Greysia/Apriyani juga berada di Grup A bersama dengan pasangan asal negeri jiran lainnya, yakni Chow Mei Kuan/Lee Meng Yean.
Berita Terkait
-
Update Korban Perang AS-Israel vs Iran: Tembus Ribuan Jiwa Meninggal Dunia
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Tayang 24 April, Girl from Nowhere Kembali Hadir Versi Remake Jepang
-
Swiss Open 2026: Ana/Meilysa Lolos ke Babak 16 Besar, Mau Main Tanpa Beban Lawan Pasangan China
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025
-
Orleans Masters 2026: Dua Ganda Putra Melangkah ke 16 Besar, Satu Tersisih
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke 16 Besar, Leo/Bagas Manfaatkan Jeda untuk Evaluasi Kekurangan
-
Cair! Pemerintah Guyur Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025, Medali Emas Dapat Rp1 Miliar
-
Bukan Sekadar Statistik, Popularitas Jadi Kunci Pemain Tembus Skuad IBL All-Star 2026
-
Daftar Wakil Indonesia di Orleans Masters 2026, Tanpa Wakil dari Tunggal Putri