Suara.com - Petenis muda penuh potensi asal Italia, Jannik Sinner mengakui kegugupannya merupakan penyebab utama kekalahannya saat menghadapi Hubert Hurkacz pada laga final Miami Open 2021, Minggu (4/4/2021) lalu, namun ia tetap fokus pada hal-hal positif meski gagal merebut gelar juara Masters 1000 perdananya.
Atlet berusia 19 tahun itu bisa saja menjadi pemenang termuda dalam sejarah Miami Open jika ia mampu mengalahkan Hurkacz.
Namun kenyataannya, Sinner justru kalah 6(4)-7, 4-6 dari petenis berkebangsaan Polandia itu, yang terkadang juga menjadi pasangannya pada nomor ganda.
“Saya agak gugup dari awal pertandingan, bahkan sejak satu hari sebelumnya, tapi ini normal karena saya ingin menang. Ini memang bukan hari keberuntungan saya,” sesal Sinner dikutip dari Reuters, Selasa.
“Ketika Anda berusia 19 tahun dan bisa sampai di babak final, tentu saja laga itu akan terasa berat, tapi Anda ingin sekali memenanginya,” sambungnya.
“Meski begitu, pekan ini benar-benar seru. Saya memang mengikuti Miami Open untuk menang, bukan hanya sekedar mencapai babak final. Masih banyak yang harus saya perbaiki saat ini, setelah itu barulah akan terlihat bagaimana hasilnya ke depan,” ungkap Sinner.
Februari lalu, Sinner menjadi petenis termuda yang memenangi dua gelar juara ATP sejak Novak Djokovic pada 2006 silam. Penampilan Sinner yang gemilang di Miami Open pun kini membuatnya bertengger di peringkat ke-23 dunia.
Sinner pun mengaku saat ini ingin fokus meningkatkan performanya agar lebih siap saat mengikuti turnamen selanjutnya.
“Penampilan saya di Miami Open sudah lebih membaik dari turnamen sebelumnya. Memang, ketika kita bermain dengan penuh percaya diri, semuanya akan terasa lebih mudah, tapi kita tetap harus berjuang keras, apalagi dalam turnamen-turnamen besar,” tutur Sinner.
Baca Juga: Ash Barty Masih Petenis Putri Nomor 1 Dunia, Andreescu Naik ke Posisi 6
“Bagi saya, peningkatan performa merupakan kunci kemenangan. Saya harus membahas kekalahan ini bersama tim saya, dan mendengarkan pendapat mereka, apa saja yang harus diperbaiki… Setelah itu, kita bisa memutuskan apa saja yang harus ditingkatkan,” pungkas pemenang ATP Next Gen Finals 2019 itu.
[Antara]
Berita Terkait
-
Jannik Sinner Samai Rekor Djokovic di Masters 1000, Tembus 30 Kemenangan Beruntun
-
Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz Melaju ke Babak Ketiga Wimbledon 2024
-
Jannik Sinner Ambil Alih Peringkat 1 Dunia ATP dari Novak Djokovic
-
Jannik Sinner Ungkap Ambisinya Usai Juarai Australian Open 2024
-
Carlos Alcaraz Tumbang di Miami Open, Novak Djokovic Kembali ke Peringkat Satu Dunia
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026