Suara.com - Lifter Eko Yuli Irawan berjanji akan berusaha maksimal memenuhi komitmennya untuk membawa pulang medali emas dari Olimpiade Tokyo yang bakal digelar pada 23 Juli-8 Agustus.
Eko mengatakan tak akan menyia-nyiakan upaya yang dilakukan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang telah bersedia memenuhi keinginannya untuk mendatangkan Lukman sebagai pelatihnya dalam persiapan menuju Tokyo.
“Saya sangat berterima kasih atas bantuan Komite Olimpiade Indonesia, mulai ketua umum (Raja Sapta Oktohari), sekjen (Ferry Kono), dan komisi-komisi lainnya,” kata Eko dalam rilis KOI yang diterima di Jakarta, Kamis (8/4/2021).
“Sebenarnya bagi saya diberi garansi bisa tetap tampil di Olimpiade sudah cukup, tetapi langkah NOC Indonesia yang mau mengakomodir kedatangan Pak Lukman untuk menjadi pelatih sungguh sangat saya apresiasi.”
Eko juga mengatakan tak akan mengecewakan seluruh pihak yang selama ini sudah membantunya. Ia berjanji memenuhi target pribadinya untuk membawa medali emas, terlebih Olimpiade Tokyo menjadi kesempatan terakhir dia mengingat usianya kini sudah menginjak 31 tahun.
Setelah memutuskan meninggalkan Pelatnas Kwini, Jakarta pada Januari lalu, Eko sempat berlatih secara mandiri di rumahnya di Bekasi.
Namun berkat bantuan dari KOI, ia kini sudah mulai latihan mandiri di Empire Fit Club, GBK, Jakarta dengan program yang diberikan Lukman dari Thailand. Untuk memudahkan akses berlatih, Eko akan tinggal di Hotel Atlet Century, Senayan.
“Bagi saya yang terpenting saat ini adalah fokus persiapan Olimpiade. Saya sudah diakomodir oleh Komite Olimpiade Indonesia, saya juga tidak mau mengecewakan mereka dan Merah Putih,” ujar Eko seperti dimuat Antara.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal KOI Ferry Kono meminta Eko untuk serius dan fokus memenuhi target medali emas di Olimpiade Tokyo.
Baca Juga: KOI Siap Penuhi Permintaan Eko Yuli untuk Datangkan Pelatih Lukman
Ia mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu berkirim surat kepada Lukman sekaligus meminta komitmennya menangani Eko. Jika Lukman bersedia, KOI bakal membuat perjanjian tertulis dengan Eko dan pelatihnya.
“Eko harus fokus memenuhi target medali Olimpiade, tak boleh ada drama, politik, dan lain-lain. Sementara Coach Lukman, kami minta untuk membuat Eko tampil maksimal dan fokus menurunkan berat badan,” kata Ferry Kono.
Lukman merupakan pelatih yang mengantarkan Eko merebut medali perunggu di Olimpiade 2008 Beijing dan Olimpiade 2012 London. Saat ini, Lukman menjadi pelatih angkat besi tim Thailand.
Namun, lifter Negeri Gajah Putih itu dipastikan tak akan tampil di Olimpiade 2020 Tokyo karena Federasi Angkat Besi Amatir Thailand (TAWA) sedang menjalani sanksi larangan bertanding hingga 2022.
Berita Terkait
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Memukau di SEA Games 2025, Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Naik Kelas di Olimpiade 2028
-
Medali Nyaris Melayang! KOI Bongkar Alasan 'Tegur' Atlet Kickboxing yang Viral di Medsos
-
Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin akan Tampil di Kelas yang Berbeda pada Olimpiade 2028
-
Rencana Rexy Mainaky Mendapatkan Dukungan dari Legenda Malaysia
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Daftar Pemain Indonesia di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Jadi Kapten Tim
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Banjir Pevoli Asing di Proliga 2026, Kompetisi Makin Kuat atau Alarm Pembinaan Lokal?
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Profil Annie Mitchem: Meledak di Proliga 2026, Tembus 118 Poin untuk Gresik Phonska
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
-
Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Tegaskan Tahun Ini adalah 'Tahun Prestasi' Menuju Olimpiade
-
Satria Muda Tumbang di Kandang, Coach Djordje Ungkap Faktor Penentu Kemenangan Pelita Jaya
-
Adaptasi Cuaca Ekstrem, Pelari Indonesia Bersinar di Maraton Kelas Dunia