Suara.com - PBSI hingga saat ini masih menunggu konfirmasi Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) perihal kepastian jumlah pebulutangkis Indonesia yang dinyatakan lolos ke Olimpiade Tokyo.
Kepala Bidang Humas dan Media PBSI Broto Happy mengatakan, meski belum ada pengumuman resmi dari BWF, tetapi 11 pebulutangkis Indonesia hampir dipastikan lolos ke pesta olahraga empat tahunan tersebut.
“Yang sudah lolos baru 11 orang. Kami masih menunggu update dari BWF dulu,” kata Broto Happy kepada Antara di Jakarta, Minggu (23/5/2021).
Sebanyak 11 atlet tersebut adalah tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting dan Jonathan Christie, tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, ganda putri Greysia Polii / Apriyani Rahayu, ganda putra Marcus Fernaldi Gideon / Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Hendra Setiawan / Mohammad Ahsan, serta ganda campuran Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti.
Kendati belum ada pengumuman resmi dari BWF, para atlet tersebut hampir dipastikan lolos kualifikasi karena masuk ranking 16 besar Road to Olympics untuk nomor tunggal atau delapan besar untuk sektor ganda.
PBSI sebetulnya menargetkan bisa mengirimkan 13 atletnya ke Olimpiade Tokyo, yang akan digelar pada 23 Juli-8 Agustus 2021 tersebut.
Namun, ganda campuran Hafiz Faizal / Gloria Emanuelle Widjaja gagal menyusul langkah rekan-rekannya karena mereka turun peringkat ke posisi sembilan Road to Olympics.
Babak kualifikasi cabang olahraga bulutangkis untuk Olimpiade Tokyo seharusnya berakhir pada 15 Juni, dan Singapore Open 2021 dijadwalkan menjadi turnamen penutup dari seluruh rangkaian kualifikasi.
Namun BWF telah mengumumkan pembatalan turnamen BWF World Tour Super 500 itu dengan alasan jumlah kasus COVID-19 yang terus meningkat secara global dan adanya pengetatan persyaratan perjalanan untuk bisa masuk ke Singapura.
Baca Juga: Real Madrid Nirgelar Setelah 11 Tahun, Zidane Cabut atau Bertahan?
BWF juga telah memastikan tidak akan menjadwal ulang Singapore Open 2021 sehingga perhitungan poin ke Olimpiade Tokyo pun dipastikan telah berakhir setelah sebelumnya BWF juga memutuskan untuk menunda Malaysia Open 2021 yang sedianya digelar pada 25-30 Mei.
Berita Terkait
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
-
PBSI Beberkan Revolusi Baru BWF: Transformasi Besar Bulu Tangkis Global
-
BWF Ubah Format Indonesia Open Jadi 11 Hari, PBSI: Kesempatan Emas untuk Pebulu Tangkis
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lindungi Atlet, Ketua Umum FPTI Pastikan Bakal Tangani Laporan akan Ditangani Serius
-
Marc Marquez Antusias Hadapi Balapan Seri Perdana MotoGP 2026
-
Janice Tjen Berhasil Melaju ke Semifinal Ganda Merida Open 2026
-
Aroma Indonesia di Gresini Racing, Ducati Desmosedici GP26 Dapat Sentuhan Bold Riders
-
Percaya Diri Hadapi Wakil Jerman, Amri/Nita Incar Awal Manis di All England
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
Kemenpora Buka Layanan Pengaduan Korban Pelecehan, Hubungi Email atau Nomor Telepon Ini
-
Kemenpora Dukung Investigasi Dugaan Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
-
Gloria/Terry Maksimalkan Chemistry Meski Minim Latihan di German Open 2026
-
Apriyani/Lanny Siapkan Evaluasi Jelang 16 Besar German Open 2026