Suara.com - Pelatih hingga para pemain Satria Muda Pertamina Jakarta mengakui mereka masih meraba-raba kembali ritme permainan sembari memulihkan kebugaran bertanding, saat mengalahkan West Bandits Solo 66-58 dalam gim pertama semifinal Divisi Putih IBL 2021 di Mahaka Square Arena, Jakarta, Jumat (28/5/2021)
Kendati demikian, pelatih kepala Satria Muda, Milos Pejic memuji kinerja pertahanan para pemainnya yang dinilainya cukup untuk membuahkan kemenangan setelah mengaku sudah 14 hari lamanya anak-anak asuhnya tidak bertanding.
Jika hanya menghitung pertandingan kompetitif, Satria Muda terakhir kali bermain pada 10 April lalu saat menyudahi musim reguler di gelembung IBL di Robinson Resort, Bogor.
"Kami sudah 14 hari tidak bermain, kami belum punya kebugaran bertanding yang solid, tetapi pertahanan kami bisa menghasilkan kemenangan hari ini," kata Pejic selepas laga dalam jumpa pers virtual.
Secara keseluruhan Pejic mengaku cukup puas dengan kemenangan timnya tetapi masih ada beberapa aspek yang harus diperbaiki timnya menjelang gim kedua semifinal pada Minggu (30/5) nanti.
Hal itu juga diakui oleh kapten Satria Muda Arki Dikania Wisnu yang merasa timnya tergolong cukup lambat menemukan ritme permainan, sehingga pada dua kuarter awal semifinal pertama tadi, timnya cukup kesulitan mengatasi perlawanan West Bandits.
"Harus diakui kami memang masih meraba-raba ritme permainan, kami sudah beberapa hari enggak main, sedangkan mereka beberapa kali main," kata Arki kepada IBL TV selepas laga.
"Ya evaluasinya harus bisa memasuki ritme permainan lebih cepat dan mempertebal aspek pertahanan, itu kunci kami untuk bisa ke final," ujarnya menambahkan.
Jika bisa memenangi gim kedua, Satria Muda akan langsung melangkah ke final menanti pemenang semifinal Divisi Merah antara Pelita Jaya kontra Louvre Dewa United Surabaya.
Baca Juga: BWF Konfirmasi Turnamen Kualifikasi Olimpiade Tokyo Selesai
Namun, jika gim kedua terlepas dari genggaman Satria Muda, maka gim ketiga akan dimainkan pada Senin (31/5).
[Antara]
Berita Terkait
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026
-
Tim Indonesia Siap Bungkam Aljazair, Kapten Fajar Wanti-wanti Mental Para Debutan
-
Tim Thomas Indonesia Waspadai Aljazair di Laga Perdana Piala Thomas 2026
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field