Suara.com - Tim bulutangkis Indonesia, khususnya sektor ganda campuran terus mempersiapkan diri jelang tampil di Olimpiade Tokyo yang direncanakan bergulir pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2021.
Pada Olimpiade edisi ke-32 itu, sektor ganda campuran Merah Putih hanya akan diwakili Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.
Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja selaku satu pasangan lain yang diharapkan lolos, gagal mengamankan tiket di detik-detik terakhir penutupan periode kualifikasi.
Situasi itu secara tak langsung menambah beban moril bagi Praveen/Melati untuk tampil sebaik mungkin sebagai representasi satu-satunya sektor ganda campuran Indonesia.
Apalagi, pada Olimpiade Rio de Janeiro lima tahun silam, sektor ganda campuran Indonesia berhasil membawa pulang medali emas lewat pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Berbicara dalam program TekTokan Ala Butet di kanal YouTube PB Djarum yang tayang pada Sabtu (12/6/2021), Richard pun memaparkan target apa yang dia berikan untuk Praveen/Melati di multievent olahraga terakbar sedunia itu.
"Kalau lihat kemarin bisa medali emas tentu ingin mempertahankan 'kan? Tapi kalau lihat Ucok (sapaan akrab Praveen) dan Meli, itu tidak bilang 'oke kita pertahankan' tetapi saya lebih condong ke medali," kata Richard Mainaky.
"Ya medali. Medali apa saja. Yang penting jangan ditawar lagi," tambah sosok pelatih yang membimbing Tontowi/Liliyana meraih medali emas Olimpiade 2016 tersebut.
Praveen/Jordan akan tampil di Olimpiade pertama mereka sebagai pasangan dalam suasana yang jauh dari ideal. Pandemi Covid-19 memangkas banyak turnamen yang seharusnya bisa jadi ajang pemanasan mereka jelang Olimpiade.
Baca Juga: 5 Lifter Indonesia Indonesia Lolos ke Olimpiade Tokyo
Di sisi lain, jarangnya turnamen membuat pelatih kesulitan untuk memantau performa anak latihnya dan juga kemampuan para rival-rivalnya.
Sebelum pandemi Covid-19, lawan berat sektor ganda campuran Indonesia datang dari para pasangan China dan Jepang.
"Dengan kualitas generasi sekarang, Ucok/Meli harus mewaspadai siapa saja. Karena waktu kalian (Tontowi/Liliyana) itu kan kami sudah tahu [siapa lawan-lawan yang berpotensi menyulitkan]. Kalau sekarang dilihat sudah mulai lebih merata."
"Kami tidak tahu apakah kekuatannya menurun atau persaingannya merata. Itu beda tipis sepertinya," tambah juru taktik asal Ternate tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Pebulutangkis RI Jarang Main Rangkap, Richard Mainaky Ungkap Alasannya
-
Jadwal Kualifikasi Olimpiade Kian Tak Pasti, Richard Mainaky Tak Cemas
-
Top 5 Sport: Kontrak Habis, Bagaimana Nasib Richard Mainaky dkk di PBSI?
-
Kontrak Habis, Richard Mainaky Belum Tahu Nasibnya di PBSI
-
Kontrak Habis, Bagaimana Nasib Richard Mainaky dkk di PBSI?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat
-
Marc Marquez Ambil Jalan Berbeda di Le Mans, Ducati Terbelah Opsi Aero GP26
-
Dino Prizmic Singkirkan Idolanya, Novak Djokovic Gagal Melaju di Roma 2026
-
DBL Resmi Luncurkan Super Teacher, Benahi Manajemen Talenta Basket Pelajar
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa