Suara.com - Marc Marquez kembali meraih kampiun setelah puasa selama kurang lebih setahun penuh. Hal ini dikarenakan dirinya harus mengalami cedera yang cukup serius.
Kemenangan perdana di musim MotoGP 2021 ini menjadi modal awal untuk bisa bersaing lagi dan meraih gelar di akhir musim.
Beberapa pihak pun berekspetasi kalau dirinya bisa menyapu bersih kemenangan di sisa balap musim MotoGP 2021, salah satunya MotoGP Belanda yang digelar di akhir pekan ini.
"Kemenangan di MotoGP Jerman akan sangat memotivasi untuk trus kompetitif, tapi saya belum bisa berjanji untuk lebih baik di sirkuit lain," ujar Marc Marquez dikutip dari The Race.
"Di Sachsenring, tubuhku sudah hafal setiap tikungan dan racing line, sehingga saya merasa sangat nyaman meski belum sembuh total," imbuhnya.
"Untuk MotoGP Belanda, saya yakin masih bisa mencoba untuk di barisan depan, hanya saja jangan berekspektasi untuk saya bisa menang," beber pembalap bernomor 93 ini.
Honda memiliki catatan apik berlaga di sirkuit Assen. Hal ini pun yang membuat Marc Marquez diyakini bisa meraih podium di balapan ini.
Terlebih setelah Assen, MotoGP akan istirahat selama satu bulan sebagai jeda musim sebelum akan menuju Red Bull Ring untuk double header MotoGP Austria dan Stiria di bulan Agustus.
Jeda ini akan dimanfaatkan Marc Marquez untuk pemulihan cedera agar dirinya bisa tampil maksimal.
Baca Juga: Marc Marquez Masih Raja di Sachsenring, Quartararo: Dia dari Planet Lain
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur