Sport / balap
Yasinta Rahmawati | Gagah Radhitya Widiaseno
Pembalap Honda Spanyol Marc Marquez merayakan kemenangannya setelah memenangkan Grand Prix MotoGP Jerman di sirkuit balap Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal, Jerman Timur, pada (20/6/2021). [Ronny HARTMANN / AFP]

Suara.com - Marc Marquez kembali meraih kampiun setelah puasa selama kurang lebih setahun penuh. Hal ini dikarenakan dirinya harus mengalami cedera yang cukup serius.

Kemenangan perdana di musim MotoGP 2021 ini menjadi modal awal untuk bisa bersaing lagi dan meraih gelar di akhir musim.

Beberapa pihak pun berekspetasi kalau dirinya bisa menyapu bersih kemenangan di sisa balap musim MotoGP 2021, salah satunya MotoGP Belanda yang digelar di akhir pekan ini.

"Kemenangan di MotoGP Jerman akan sangat memotivasi untuk trus kompetitif, tapi saya belum bisa berjanji untuk lebih baik di sirkuit lain," ujar Marc Marquez dikutip dari The Race.

Baca Juga: Marc Marquez Masih Raja di Sachsenring, Quartararo: Dia dari Planet Lain

"Di Sachsenring, tubuhku sudah hafal setiap tikungan dan racing line, sehingga saya merasa sangat nyaman meski belum sembuh total," imbuhnya.

Pembalap Honda Spanyol Marc Marquez mengendarai sepeda motornya selama Grand Prix MotoGP Jerman di sirkuit balap Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal, Jerman Timur, pada (20/6/2021). [Ronny HARTMANN / AFP]

"Untuk MotoGP Belanda, saya yakin masih bisa mencoba untuk di barisan depan, hanya saja jangan berekspektasi untuk saya bisa menang," beber pembalap bernomor 93 ini.

Honda memiliki catatan apik berlaga di sirkuit Assen. Hal ini pun yang membuat Marc Marquez diyakini bisa meraih podium di balapan ini.

Terlebih setelah Assen, MotoGP akan istirahat selama satu bulan sebagai jeda musim sebelum akan menuju Red Bull Ring untuk double header MotoGP Austria dan Stiria di bulan Agustus.

Jeda ini akan dimanfaatkan Marc Marquez untuk pemulihan cedera agar dirinya bisa tampil maksimal.

Baca Juga: Raih Kemenangan Pertama di MotoGP Sejak November 2019, Ini Kata Marc Marquez

Komentar