Suara.com - Kabar mengenai keluarnya Maverick Vinales dari tim Yamaha MotoGP memang membuat publik geger.
Pasalnya, beberapa pihak tak menyangka kalau Maverick Vinales cabut dari Yamaha terlalu dini.
Pembalap Yamaha ini menandatangani kontrak hingga tahun 2022. Tetapi justru belum habis kontrak, ia memilih untuk tidak melanjutkannya.
Maverick Vinales pun disebutkan hengkang dari Yamaha karena merasa di tim tersebut dia tak bisa memaksimalkan potensi dirinya.
Gara-gara hal itu, Maverick Vinales pun tak bisa menjadi juara dunia meski sudah berada di Yamaha selama empat tahun.
Hal ini pun membuat rivalnya, Johann Zarco turut memberikan tanggapan terkait kepergian Maverick Vinales tersebut.
Johann Zarco merasa Maverick Vinales kurang merasa bersyukur karena berada di tim yang kuat seperti Yamaha.
Ditambah Vinales diisukan akan bergabung dengan Aprilia yang notabenenya masih kalah jauh dengan Yamaha saat ini menurut Johann Zarco.
"Sulit untuk mengatakan apakah Vinales telah membuat keputusan yang tepat atau tidak dengan pergi dari Yamaha," kata Zarco dikutip dari Motorsport.
Baca Juga: 5 Pembalap MotoGP yang Punya Hubungan Runyam dengan Tim Utama, Endingnya Hengkang Dadakan
"Ketika saya pergi dari KTM, pada saat itu saya tidak bisa finis di podium maupun meraih pole position," jelas Zarco.
"Satu hal yang pasti, dia tidak sadar betapa beruntungnya dia dengan apa yang sudah dimilikinya saat ini (di tim Yamaha)," tambah pembalap asal Prancis itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Sakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026
-
Mario Aji Start dari Posisi 17 di Moto2 Spanyol 2026
-
LavAni Juara Proliga 2026, Tumbangkan Bhayangkara Presisi 3-1 di Final
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026