"Lega saya baik-baik saja. Sangat kecewa disingkirkan dengan cara seperti ini. Penalti itu tidak membantu kami sama sekali dan tidak memberi keadilan kepada gerakan membahayakan yang dibuat Lewis di trek," cuit sang pebalap Belanda.
"Melihat selebrasi sembari masih di rumah sakit adalah perilaku yang kurang sopan dan tidak sportif tapi kami harus melupakan itu."
Hamilton tampil tercepat di kualifikasi, Jumat, demi merebut pole position untuk sprint race yang diuji coba pada Sabtu.
Posisi finis di sprint race menentukan posisi start pebalap di balapan inti hari berikutnya.
Akan tetapi Verstappen mengambil alih pimpinan lomba di balapan sepanjang 17 putaran tanpa pitstop itu hingga finis pertama dan berhak menempati pole untuk GP Inggris.
Horner menyebut perilaku Hamilton itu terpengaruh dengan sprint race tersebut karena ia tahu Verstappen bakal melesat meninggalkan lawan-lawannya apabila ia tidak berbuat sesuatu.
"Saya rasa dia terbawa dengan hasil kemarin," kata Horner. "Dia tentunya sangat termotivasi, dan dia membuat kesalahan perhitungan yang sangat besar."
Horner juga mengkritik bos tim Mercedes Toto Wolff karena menemui para steward ketika balapan dihentikan, mengatakan upaya melobi mereka adalah hal yang tidak pantas.
"Saya rasa para steward tak boleh diganggu," kata Horner.
Baca Juga: Sebelum F1 GP Belgia, Mercedes Bakal Putuskan Tandem Hamilton di Musim 2022
Horner kemudian juga menemui para pengawas balapan sebagai respon atas tindakan Wolff untuk memastikan pandangan timnya juga didengar.
Berita Terkait
-
Max Verstappen Kecelakaan, Hamilton Juarai F1 GP Inggris Kedelapan Kalinya
-
Lewis Hamilton Terkena Penalti 10 Detik di F1 GP Inggris
-
Verstappen Kecelakaan Akibat Hamilton, F1 GP Inggris Terhenti Sementara
-
Rebut Pole untuk Sprint Race F1 GP Inggris, Hamilton Senang Banget
-
Berada di Posisi Ketiga Klasemen Konstruktor F1, Ini Harapan Bos McLaren
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya