Sport / arena
Arief Apriadi
Pemain calon naturalisasi Serigne Modou Kane (kiri), Dame Diagne (kanan), dan Marques Terrell Bolden (kedua kiri) berfoto bersama usai rapat dengar pendapat (RDP) secara virtual dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Komisi III dan Komisi X DPR RI, Rabu (14/7/2021). (ANTARA/HO/Perbasi-Ariya Kurniawan)

Suara.com - Tiga pebasket naturalisasi Dame Diagne, Serigne Modou Kane, dan Marques Terrel Bolden sudah mengucap sumpah setia kepada Negara Republik Indonesia di Kanwil Kemenkumham, Senin (19/7/2021).

Dengan demikian, proses perubahan kewarganegaraan mereka sudah selesai dan kini Perbasi selaku federasi bola basket nasional mengebut proses untuk pembuatan dokumen seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan paspor.

Hal itu disampaikan Manajer Timnas basket Indonesia, Maulana Fareza Tamrella, saat dihubungi Suara.com, Senin (19/7/2021).

"Prosesnya sudah, sekarang tinggal menunggu pembuatan KTP dan paspor. Semuanya dikebut hari ini sampai jadi," kata Mocha, sapaan akrab Maulana Fareza Tamrella.

Baca Juga: Timnas Basket Indonesia Batal Tampil di Play-off Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021

Dame Diagne dan Serigne Modou Kane adalah pebasket asal Senegal. Mereka dinaturalisasi atas rekomendasi Perbasi setelah sempat tampil bersama Indonesia Patriots di IBL 2021.

Sementara Marques Terrel Bolden merupakan pebasket asal Amerika Serikat. Dia dinaturalisasi atas pilihan pelatih Rajko Toroman.

Pebasket naturalisasi tim nasional Indonesia Lester Prosper (kiri) melakukan selebrasi bersama Brandon Jawato setelah mencetak angka dalam lanjutan Kualifikasi Piala FIBA Asia 2021 Grup A melawan Thailand di Khalifa Sports City, Bahrain, Sabtu (28/11/2020). (HO/FIBA)

Ketiga pemain itu nantinya akan didaftarkan Timnas basket Indonesia untuk FIBA Asia Cup 2021 yang akan berlangsung di Jakarta pada 16-28 Agustus mendatang.

Sesuai aturan FIBA, setiap negara hanya bisa mendaftarkan satu pemain naturalisasi dalam setiap turnamen. Di luar ketiga pemain tersebut, skuad Merah Putih sudah memiliki Lester Prosper.

"Pembagian di Timnas kan naturalisasi yang dipakai cuma salah satu, antara Lester atau Marques. Untuk dua lainnya akan tetap kami daftarkan. Dipakai atau tidak itu kami serahkan ke pelatih," beber Mocha.

Baca Juga: Media Vietnam Ikut Soroti Kritikan Menpora soal Pemain Naturalisasi Sepak Bola