Suara.com - Pelatih asal Indonesia, Flandy Limpele, merupakan sosok di balik kesuksesan ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang menyingkirkan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di perempatfinal Olimpiade Tokyo 2020, Kamis (29/17/2021) pagi WIB.
Secara mengejutkan, Aaron Chia/Soh Wooi Yik mengalahkan unggulan pertama asal Indonesia, Kevin/Marcus dalam dua set langsung dengan skor 21-14 dan 21-17.
Nah, di balik keberhasilan wail Malaysia itu, ada peran pelatih asal Indonesia yang bernama Flandy Limpele.
Flandy Limpele adalah salah satu sosok legendaris bagi sektor ganda putra Indonesia. Dia merupakan peraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004 bersama Eng Hian.
Kini, Flandy Limpele bertugas sebagai pelatih sektor ganda putra Malaysia. Menjabat sebagai pelatih, Flandy Limpele pun sempat memberikan petuah kepada Aaron dan Wooi Yik yang merupakan anak asuhnya sebelum melawan Kevin/Marcus.
"Ini undian sulit, tapi saya akan membantu serta membimbing mereka bertanding. Terpenting Aaron dan Wooi Yik bisa mengatasi ketegangan dan bermain percaya diri. Jika mereka bisa melalui ini, saya percaya mereka akan terus melaju. Terlepas dari hasilnya, saya akan berdiri di sisi mereka," ucap Flandy Limpele dikutip dari media Malaysia The Star.
Benar saja, petuah yang diberikan Flandy Limpele terbukti ampun dan menjadi 'sihir' tersendiri bagi Aaron/Soh. Nyatanya ketika melawan Kevin/Marcus, wakil Malaysia itu bermain lebih lepas dan berhasil membuat kejutan.
Atas hasil ini, Aaron/Soh berhasil membuat rekor meraih kemenangan pertama dari Kevin/Marcus. Sebelum laga perempatfinal Olimpiade Tokyo, Kevin/Marcus meraih tujuh kemenangan beruntun tanpa kalah atas wakil Malaysia tersebut.'
Sementara itu, harapan Indonesia untuk meraih medali emas di sektor ganda putra hanya menyisakan pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang berhasil lolos ke semifinal usai mengalahkan wakil Jepang lewat rubber game dengan skor 21-14, 16-21, dan 21-9.
Baca Juga: Kevin/Marcus Buka-bukaan Usai Kalah Menyakitkan dari Ganda Malaysia
Tag
Berita Terkait
-
Kevin/Marcus Tersingkir, Peluru Indonesia di Ganda Putra Berkurang
-
8 Pebulutangkis dan Pelatih Indonesia yang Bela Negara Lain di Olimpiade Tokyo 2020
-
Minions Tersingkir dari Olimpiade Tokyo 202, Banjir Ucapan Terima Kasih
-
Gagal di Perempat Final, The Minions Harus Angkat Koper Lebih Cepat dari Olimpiade Tokyo
-
Doa Vita Marissa buat Flandy Limpele
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Gagal Finis di Austin, Mario Aji Siap Bangkit di Moto2 GP Spanyol
-
Ai Ogura Gagal Finis di GP Amerika, Aprilia Evaluasi Reliabilitas Motor
-
Mario Aji Jatuh di Dua Lap Terakhir, Gagal Finis di Moto2 GP Amerika 2026
-
Gagal Finish, Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Amerika Serikat 2026
-
Marco Bezzecchi Juarai MotoGP Amerika Serikat 2026, Marc Marquez Kelima
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3