Suara.com - Pasangan Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu melaju ke semifinal Olimpiade Tokyo 2020 setelah menumbangkan pasangan China Du Yue/Li Yin Hui pada partai perempat final ganda putri yang berlangsung Kamis.
Dalam pertandingan yang berjalan selama 1 jam 37 menit di Lapangan 3 Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Greysia/Apriyani menang lewat drama rubber game dengan perolehan 21-15, 20-22, 21-17, seperti disiarkan laman resmi BWF.
Di atas kertas, Du/Li hanya terpaut satu peringkat dengan Greysia/Apriyani. Pasangan China itu berada di peringkat ketujuh dunia, sedangkan Greysia/Apriyani menempati posisi keenam dunia.
Gim pertama antara kedua pasangan tersebut berjalan cukup ketat. Dua poin awal berhasil direbut Greysia/Apriyani, namun kemudian Du/Li mengimbangi dan memimpin permainan hingga berjarak 10-6.
Wakil Garuda itu mengejar dan menyamai kedudukan beberapa kali. Setelah kedudukan 12-12, Greysia/Apriyani bermain lebih agresif. Mereka meningkatkan tempo permainan dan berbalik unggul. Du/Li terus mengekor di belakang mereka.
Namun dengan sigap, Greysia/Apriyani mengamankan poin-poin selanjutnya dan merebut gim pertama 21-15.
Gim kedua berjalan lebih ketat dari sebelumnya. Greysia/Apriyani lagi-lagi memimpin di awal permainan. Namun Du/Li menyamai kedudukan 7-7.
Setelah itu, kedua pasangan saling kejar-mengejar angka dan mengungguli satu sama lain. Greysia/Apriyani dan Du/Li bermain sama kuat. Tak ada satu pun yang ingin menyerah begitu saja.
Kedudukan mereka kembali imbang 20-20. Namun, pasangan dari Negeri Tirai Bambu itu bergerak lebih cepat dan mencuri dua poin selanjutnya. Greysia/Apriyani kehilangan gim kedua 20-22.
Baca Juga: Minions Angkat Koper dari Olimpiade Tokyo, Warganet Ramai-ramai Patah Hati
Masuk gim ketiga, pasangan Indonesia menurunkan tempo permainan. Kali ini mereka bermain lebih sabar, lebih tenang dan tidak terburu-buru mematikan lawan.
Terbukti, meski Du/Li merampas poin-poin lebih dulu, Greysia/Apriyani bisa membuat kedudukan sama 4-4. Selepas itu, mereka berbalik unggul dan mendominasi permainan.
Greysia/Apriyani mengembalikan bola-bola lawannya dengan arah yang tidak terprediksi, sehingga lawannya kerap kecolongan. Kondisi itu terus terjadi hingga akhir gim. Du/Li tertinggal 10-17, dan Greysia/Apriyani menutup laga tersebut dengan keunggulan 21-17.
Dengan hasil tersebut, maka Greysia/Apriyani berhak melanjutkan ke babak semifinal. Mereka masih harus menunggu hasil pertandingan antara pasangan Korea Selatan Lee So Hee/Shin Seung Chan melawan wakil Belanda Selena Piek/Cheryl Seinen.
Pemenang dari laga tersebut akan menjadi lawan bagi Greysia/Apriyani di semifinal Olimpiade Tokyo 2020. (Antara)
Berita Terkait
-
Nasib Apri/Fadia dan Lanny/Tiwi Dipertimbangkan Pelatih, Potensi Dirombak?
-
Syed Modi India Internasional 2025: PBSI Ungkap Alasan Mundur Prifad dan Bagas
-
Rachel/Febi Jinakkan Apri/Fadia, Amankan Tiket Semifinal Australian Open 2025
-
Apriyani Rahayu Ungkap Penyebab Kekalahan atas Pasangan Jepang di Kumamoto Masters 2025
-
Kumamoto Masters 2025: Gregoria Melaju ke Perempat Final, Tiga Wakil Indonesia Gugur
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Sabar/Reza Singkirkan Juniornya Raymond/Joaquin di Babak 32 Besar Malaysia Open 2026
-
Kalah dari Chen/Toh untuk Kali Ketujuh, Jafar Hidayatullah Akui Permainan Jelek dan Tidak Yakin
-
Resmi! PBSI Hapus Sistem Promosi-Degradasi Atlet Pelatnas
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Jonatan Christie hingga Putri KW, 8 Wakil Indonesia Berjuang Hari Ini
-
Mercedes Siap Luncurkan Mobil Baru untuk Musim Formula 1 2026
-
IBL 2026 Resmi Dimulai! Duel Panas Dewa United vs Pelita Jaya Langsung Buka Musim
-
Malaysia Open 2026: Alwi Farhan Bidik Start Bagus Awal Tahun
-
Tembus 6 Besar Dunia dalam 6 Bulan, Fajar/Fikri Bidik Tahta Tertinggi di Malaysia Open 2026
-
Oni Junianto Resmi Pimpin PB FAJI, Arung Jeram Indonesia Siap Melangkah Maju
-
An Se-young Susah Payah Raih Kemenangan Perdana di Malaysia Open 2026, Dipaksa Main 1 Jam 15 Menit