Suara.com - Bethany Shriever mencatatkan sejarah usai berhasil meraih medali emas di BMX racing putri Olimpiade Tokyo 2020. Dia menjadi atlet putri pertama yang mempersembahkan medali bagi tim BMX Inggris Raya.
Di Olimpiade Tokyo 2020, Bethany Shriever tampil dominan. Dari perempatfinal, Shriever selalu menjadi yang terdepan.
Puncaknya di babak final, Bethany Shriever sukses melepaskan tekanan dari rival-rivalnya dan finis nomor satu di balapan BMX Olimpiade Tokyo 2020.
Raihan medali emas Bethany Shriever ini juga terbilang hebat karena mengalahkan ratu 'BMX' Mariana Pajon finis di belakangnya. Sedangkan tempat ketika ada atlet Belanda, Merel Smulder.
Keberhasilan Bethany Shriever menyabet emas pun tidak datang secara instan. Pasalnya, atlet berusia 22 tahun ini punya perjalanan berliku sebelum bisa mentas di Olimpiade Tokyo 2020.
Usai berhasil memenangkan medali, Bethany Shriever menceritakan bahwa dia sebelumnya tidak bergabung dengan tim sepeda Inggris, (British Cycling) dan bekerja paruh waktu.
Parahnya, Bethany Shriever sempat jalan mandiri dan melakukan crowdfounding untuk bisa berkompetisi. Akhirnya bakatnya dilihat sang pelatih, Stephen Park yang membawanya ke British Cycling.
"Saya bekerja paruh waktu dan masih terus berlatih. Saya tidak pernah mengira akan berada di sini, sangat beruntung saya dipercaya British Cycling yang memberi kesempatan saya untuk jadi seorang atlet penuh dan mereka melihat potensi saya," ucap Bethany Shriever dikutip dari The Telegraph pada Jumat (30/7/2021).
"Tanpa mereka (British Cycling) saya tidak akan bisa di posisi ini hari ini. Saya telah berlatih setiap hari dan mendapatkan dukungan luar biasa dari keluarga dan teman. Saya tidak akan bisa melakukan ini jika tidak menjalani latihan secara penuh."
"Saya adalah mantan asisten guru di SD di Essex yang bekerja dengan bocah tiga dan empat tahun. Saya melakukan itu selama dua tahun dan kemudian Sparky (pelatih) melihat potensi saya, dia membawa saya ke British Cycling dan saat ini saya di Manchester sebagai atlet penuh," tegasnya.
Baca Juga: Cetak Sejarah Baru, Greysia/Apriyani Tidak Mau Terlena Hadapi Laga Semifinal
Kemenangan Bethany Shriever pun disambut gembira di negaranya. Buktinya eks Oasis, Liam Gallagher sempat memberikan dukungan dan bangga karena Bethany Shriever bisa menyumbangkan emas.
Berita Terkait
-
Medali Emas Owi/Butet Resmi Direbut Wang/Huang di Olimpiade Tokyo
-
Sprinter Indonesia Alvin Tehupeiory Gagal Melaju ke Semifinal
-
Mundur dari Final Olimpiade Tokyo, Simone Biles: Pikiran dan Tubuh Saya Tidak Sinkron
-
Cetak Sejarah di Olimpaide Tokyo, Messi Jepang Tetap Merendah
-
Canggung, Ini Respons Atlet Inggris Raya saat Ditanya Pertanyaan 'Porno' Oleh Presenter
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus
-
Hasil Piala Uber 2026: Sikat Denmark 3-1, Srikandi Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Terungkap Alasan Megawati Hangestri Pertiwi Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Waspadai Dukungan Tuan Rumah, Indonesia Siap Hadapi Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia Jelang Pelatnas
-
Fajar Alfian Minta Maaf, Janji Tim Thomas Indonesia Bangkit Lebih Kuat
-
Desak/Kadek Pecahkan Rekor Dunia, Panjat Tebing Indonesia Rebut Emas Speed Relay di Sanya 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Tim Indonesia vs Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026