Suara.com - Legenda bulutangkis Indonesia, Imelda Wiguna melontarkan sindiran kepada pasangan ganda campuran Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti yang gagal membawa pulang medali dari Olimpiade Tokyo.
Sindiran itu disampaikan Imelda Wiguna saat menghadiri konferensi pers daring PB Jaya Raya atas keberhasilan pasangan ganda putri Greysia Polii / Apriyani Rahayu meraih medali emas Olimpiade Tokyo, Selasa (3/8/2021).
Imelda Wiguna, yang merupakan Ketua Harian PB Jaya Raya, pada awalnya membahas masa depan dua atletnya, khususnya Greysia Polii pasca merebut emas Olimpiade.
Greysia yang sudah 33 tahun diisukan bakal gantung raket pasca meraih prestasi tertinggi itu. Selain sudah tak muda lagi, Greysia juga dirumorkan ingin segera memiliki anak pasca menikah dengan Felix Djimin akhir Desember 2020 lalu.
"Sepertinya untuk Olimpiade [lagi] rada berat ya [untuk Greysia], kecuali dia bisa menjaga diri setelah punya anak," kata Imelda Wiguna.
Dalam kesempatan itu, Imelda menyampaikan opini bahwa kehadiran Greysia mungkin masih dibutuhkan untuk sektor ganda putri Indonesia meski secara usia sudah tak muda lagi.
Dia membandingkan dengan kondisi sektor ganda campuran yang kini sulit berprestasi setelah ditinggal pasangan emas Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir.
Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti selaku penerus, hingga kini belum mampu membuktikan kapasitasnya. Di Olimpiade Tokyo 2020, mereka yang berstatus unggulan keempat, harus terhenti di perempat final dari wakil China Zheng Si Wei / Huang Ya Qiong.
"Ya mungkin [Greysia] masih bisa [lanjut bermain], jadi balik lagi kita punya Greysia kan luar biasa," beber Imelda.
Baca Juga: Singgung Pejabat Narsis, Dibalik Kemenangan Greysia/Apriyani yang Manis
"Jujur saya melihat Praveen/Melati bermain, saya sempat berpikir kalau seperti itu, Butet (sapaan Liliyana) [lebih baik] main lagi."
"Intinya kalau masih bisa ditahan ya tahan, tapi kalau mau main terus ya harus bisa mengatur diri sendiri," tambahnya.
Greysia / Apriyani jadi satu-satunya wakil Indonesia yang sukses mempersembahkan medali emas Olimpaide Tokyo 2020.
Di babak final sektor ganda putri, Senin (2/8/2021), ranking enam dunia itu mengalahkan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China).
Tag
Berita Terkait
-
Menpora Sebut Kemenangan Greysia/Apriyani Kado HUT ke-76 RI
-
Film Pendek Eko Yuli Irawan: Kisah Perjuangan Lifter Terbaik Indonesia
-
Guru di Gunungkidul, Wahyana Pimpin Final Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020
-
Perunggu Anthony Jadi Penutup Manis Penampilan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020
-
Pulang Tanpa Medali, Kevin / Marcus hingga Hendra / Ahsan dalam Sorotan
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
Terkini
-
Pelatih Beberkan Alasan Jafar/Felisha Tidak Tampil di Thailand Masters 2026
-
Anthony Ginting Absen di Thailand Masters 2026, Pelatih Beberkan Alasannya
-
Jadwal Thailand Masters 2026: 9 Wakil Indonesia Tampil di Hari Pertama, Ada Lanny/Apriyani
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026 Seri Gresik: Mulai 29 Januari, 9 Laga Panas di GOR Tri Dharma
-
Ginting dan Jafar/Felisha Absen di Thailand Masters 2026, Indonesia Tetap Turunkan Kekuatan Penuh
-
Apparel Timnas Indonesia Lebarkan Sayap Gandeng VR46 Tiga Tahun
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
Tiga Kunci Keberhasilan Para Judo Indonesia Sikat Semua Emas di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga
-
Terkesima, BWF Puji Antusias Penonton di Indonesia Masters 2026