Suara.com - Atlet selancar ombak Indonesia, Rio Waida tengah bersiap jelang tampil di ajang Corona Open Mexico selepas mengantongi wildcard tiket khusus untuk mengikuti ajang tersebut.
Corona Open Mexico akan berlangsung pekan depan di Barra de la Cruz, Oaxaca, Meksiko. Ajang tersebut akan dimulai pada 10 Agustus sebagaimana dilansir dari Antara, Jumat (6/8/2021).
"Terima kasih untuk kesempatan lainnya! Saya akan berkompetisi di Corona Open Mexico, dimulai pada 10 Agustus," ujar Rio dalam unggahan di akun media sosialnya, Kamis (5/8/2021).
Sementara itu, pelatih tim nasional selancar ombak Tipi Jabrik mengatakan Rio telah mendapatkan wildcard untuk berlaga di ajang tersebut.
"Rio masuk sebagai pemegang wildcard, baru dapat beritanya hari ini," kata Tipi.
Rio berkesempatan mengikuti Corona Open Mexico, yang merupakan bagian dari turnamen World Championship Tour, yang digelar oleh World Surfing League (WSL). World Championship Tour hanya dapat diikuti oleh top 34 atlet selancar ombak dunia.
Meski lolos sebagai pemegang wildcard, menurut Tipi, Rio selanjutnya akan mengikuti serangkaian event dari turnamen Challenger Series, yang juga diadakan oleh WSL, setelah Corona Open Mexico yang akan berlangsung pada 10-19 Agustus 2021.
Jika Rio berprestasi di Challenger Series dan masuk Top 10 pada akhir turnamen, maka dia berkesempatan lolos ke World Championship Tour dan menjadi top 34 atlet selancar ombak dunia.
"Tapi untuk yang bisa mengikuti Challenger Series, yang akan Rio ikuti di Huntington Beach, Prancis dan Portugal, itu hanya top 2 di Asia atau top 2 di Indonesia, dan keduanya yang akan mewakili adalah Oney Anwar dan Rio Waida," jelas Tipi.
Baca Juga: Cabor Debutan, Selancar Ombak dan Skateboard Bawa Berkah buat Olimpiade Tokyo
Agar bisa berada dalam posisi Rio dan Oney, yang mengikuti Challenger Series, atlet-atlet selancar ombak minimal harus mengikuti beberapa event yang tersebar di Asia untuk kualifikasi.
Sementara, menurut Tipi, supaya tidak lagi menjadi seorang pemegang wildcard pada turnamen dunia, seperti yang akan diikuti Rio pekan depan itu, diperlukan investasi dua hingga lima tahun ke depan.
"Rio dapat wildcard karena tidak ada skor untuk masuk ke ranking. Jadi, cita-citanya Rio adalah untuk menjadi seorang atlet yang tidak memegang wildcard, tetapi yang lolos kualifikasi secara ranking," ungkap Tipi.
Rio Waida berhasil lolos kualifikasi untuk mewakili Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. Namun, langkahnya di ajang multievet dunia itu harus terhenti di putaran ketiga saat berhadapan dengan peselancar Jepang peraih perak Kanoa Igarashi, yang juga merupakan atlet selancar ombak peringkat keenam dunia.
Meski begitu, Rio berhasil masuk 16 besar.
Berita Terkait
-
Mengenal Rio Waida, Sosok Pembawa Bendera Indonesia di Pembukaan Olimpiade 2020
-
Gagal 'Menunggang Badai' di Tokyo, Rio Waida Alihkan Fokus ke Olimpiade Paris
-
Olimpiade Tokyo: Dikalahkan Peselancar Jepang, Rio Waida Terdepak di Babak 16 Besar
-
Berhasil Perbaiki Performa di Round II, Rio Waida Lolos Babak 16 Besar
-
Peselancar Rio Waida Melenggang ke Putaran Ketiga Olimpiade Tokyo
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games