Suara.com - Upaya peselancar Indonesia Rio Waida untuk masuk ke perempat final turnamen Corona Open Mexico 2021 menemui kegagalan setelah dikandaskan peselancar Australia Jack Robinson pada babak 16 besar yang berlangsung di Barra De La Cruz di Oaxaca, Meksiko, Jumat (13/8/2021) dini hari WIB.
Dalam pertandingan Heat 5, yang disiarkan secara langsung di saluran YouTube World Surf League, Rio yang mengenakan jersey merah, mengumpulkan 13.00 total poin, sementara Robinson unggul dengan catatan skor 15.80 poin.
Rio memulai pertandingan dengan baik, mencetak 5.00 pada wave pertama yang membuatnya unggul dari Robinson beberapa saat. Poin keduanya bekejar-kejaran hingga Rio mendapatkan wave ketujuh yang mencatatkan 7.17 yang membuat Rio memimpin posisi sementara.
Tak lama berselang, Robinson berhasil mencetak poin 9.37 poin pada wave ketujuh yang membuat skornya terpaut jauh dari Rio. Meski begitu, peselancar berdarah Indonesia-Jepang itu tak pantang menyerah dan tetap memburu ombak pada detik-detik terakhir sebelum pertandingan usai, namun hanya berhasil mencetak 5.63 poin.
Rio mendapatkan wildcard untuk mengikuti Corona Open Mexico 2021, yang merupakan bagian dari World Championship Tour, turnamen yang hanya dapat diikuti oleh Top 34 atlet selancar ombak dunia.
Peselancar berusia 21 tahun itu dinilai sebagai salah satu peselancar paling progresif dan berbakat yang berasal dari kawasan Asia-Pasifik, dan dianggap mempunyai peluang yang sangat kuat untuk mengikuti World Championship Tour.
Rio mengaku senang dapat berkompetisi dalam kejuaraan dunia tersebut dan bertanding bersama deretan nama papan atas.
"Mimpi saya selalu mengikuti World Championship, jadi saya sangat senang sekali bisa mengikuti lomba di Meksiko," kata Rio Waida kepada Antara, Kamis.
Pada pertandingan sebelumnya, Seeding Round, Selasa, Rio menduduki dua posisi teratas dalam Heat yang dimainkannya, sehingga dia dapat melaju ke babak 32 besar tanpa melalui babak eliminasi.
Baca Juga: Rio Waida Makin Pede Jalani Turnamen Pasca Olimpiade Tokyo
Dalam babak 32 besar, Kamis WIB, pembawa bendera Indonesia di upacara pembukaan Olimpiade Tokyo itu berhasil mengalahkan peselancar nomor 3 dunia Filipe Toledo dari Brazil untuk melaju ke babak 16 besar.
Berita Terkait
-
Lolos Olimpiade 2 Kali Beruntun, Surfing Indonesia Incar Emas di Asian Games 2026
-
Profil Rio Waida: Surfer Muda Indonesia Harus Balik Kanan di Olimpiade Paris 2024
-
Rio Waida Ukir Milestone Baru Usai Raih Peringkat Tiga di Bells Beach
-
Lolos ke Olimpiade 2024 Paris, Rio Waida: Ini Sangat Luar Biasa
-
Peselancar Indonesia Febriansyah Meninggal Dunia karena Kecelakaan
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Swiss Open 2026: Lama Absen, Adnan/Indah Bertekad Tampil Konsisten
-
Swiss Open 2026: Menang di Babak Pertama, Putri KW Tak Alami Kendala Adaptasi
-
Sempat Sparring Bareng, Jafar/Felisha Heran Wakil Inggris Tampil Melempem di Swiss Open 2026
-
Aldila Sutjiadi Berhasil Melaju ke Semifinal Turnamen WTA 125 Austin
-
Geram Atlet Jadi Korban Pelecehan, Erick Thohir: Jahanam!
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Babak Kedua, Jafar/Felisha Sebut Masih Banyak Salah
-
Swiss Open 2026: Disingkirkan Wakil China, Ubed Akui Kalah Fisik
-
Swiss Open 2026: Banyak Pemain Bagus, Anthony Sinisuka Ginting Nilai Persaingan Merata
-
Momentum HUT NOC Indonesia: Satukan Visi Prestasi, dan Proteksi Atlet dari Kekerasan serta Pelecehan
-
Menpora Tegas soal Kasus Atlet, PERBASI Minta Pelaku Dihukum Setimpal