Suara.com - Bola basket termasuk salah satu cabang olahraga populer dunia. Dari mulai anak-anak hingga orang dewasa banyak yang suka basket. Tahukah kalian apa saja teknik dasar bola basket?
Sebelum membahas lebih dalam tentang teknik dasar bola basket, kalian juga harus paham sejarahnya. Mulai dari induk olahraga basket dunia yaitu International Basketball Federation atau dikenal dengan sebutan FIBA.
FIBA sendiri saat ini dipimpin presiden benama Hamane Niang. Kompetisi bola basket tingkat dunia dikenal dengan nama NBA (National Basketball Association). Sedangkan kompetisi bola basket di Indonesia dikenal dengan nama IBL (Indonesian Basketball League).
Melansir dari History, tahun 1981 permainan bola basket ditemukan oleh James Naismith. James ini adalah mahasiswa pascasarjana sekaligus instruktur pendidikan fisik di perguruan tinggi Springfield College, Amerika Serikat.
Tahun 1895, pertama kali pertandingan bola basket antar perguruan tinggi kategori putra digelar. Setahun setelahnya, pertandingan bola basket kategori putri digelar untuk pertama kalinya.
Permainan bola basket pun berkembang terus menerus. Hingga tahun 1936, pertandingan bola basket kategori pria pertama kali digelar di Olimpiade musim panas. Sedangkan bola basket kategori wanita pertama kali digelar di Olimpiade pada 1976.
Begini teknik dasar bola basket
Bagi para pemain pemula, simak berikut ini teknik dasar bola basket yang perlu diketahui.
Baca Juga: RANS Basketball Besutan Raffi Ahmad Bakal Gabung Kompetisi IBL
- Bola basket dapat dilempar ke berbagai arah menggunakan satu atau dua tangan.
- Bola hanya boleh digerakkan dengan cara menggiring, memantulkan, atau mengoper. Bola harus segera ditembakkan oleh pemain yang sudah memegang atau menangkap bola dan dilarang menggiring bola.
- Bola dipegang di antara telapak tangan. Anggota badan lainnya tidak diperbolehkan untuk memegang bola.
- Pemain dilarang menahan, menjegal, memukul, atau mendorong pemain lawan.
- Jika melanggar satu kali dianggap kesalahan. Jika melanggar dua kali akan mendapat sanksi didiskualifikasi.
- Jika melakukan kesalahan tiga kali berturut-turut oleh salah satu pihak tanpa adanya pelanggaran balik dari pihak lawan, maka kesalahan tersebut dianggap l sebagai gol untuk lawan.
- Untuk menembak bola, masing-masing tim mempunyai waktu 24 detik. Jika bola tidak berhasil masuk keranjang, waktu tembakan kembali 24 menit.
- Gol terjadi jika bola yang dipukul atau dilemparkan dari lapangan masuk keranjang, dan pemain yang jaga keranjang tidak menyentuh bola atau mengganggu gol. Jika bola terhenti di tepi keranjang atau pihak lawan menggerakkan keranjang, maka tidak dihitung sebagai gol.
- Jika bola keluar dari lapangan, bola kembali dilemparkan ke dalam, lalu dimainkan pemain yang pertama menyentuhnya. Waktu yang diberikan bagi pelempar bola yakni 5 detik. Jika bola dilempar melebihi waktu yang diberikan, kepemilikan bola pun berpindah.
- Wasit memiliki hak untuk memperhatikan permainan setiap pemain, mencatat jumlah pelanggaran, serta memberi tahu kepada wasit pembantu jika terjadi pelanggaran secara berturut-turut.
- Wasit pembantu berhak memperhatikan bola serta mengambil keputusan jika bola dianggap sudah keluar lapangan, adanya pergantian kepemilikan bola, dan menghitung waktu.
Demikianlah informasi mengenai sejarah singkat dan teknik dasar bola basket. Semoga informasi ini bermanfaat.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026
-
Pelita Jaya Menang Dramatis 84-83 atas Dewa United, Tinggal Selangkah ke Final IBL 2026
-
Jadi Anggota KONI Pusat, ORADO Indonesia Ajak Milenial dan Gen Z Batam Asah Otak
-
Play-off IBL 2026 Masih Diwarnai Polemik Wasit, Ilham Patria Angkat Bicara