Suara.com - Oscar De La Hoya batal melakoni laga comeback-nya pada pekan depan setelah dinyatakan positif COVID-19 dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
De La Hoya semula dijadwalkan melawan mantan petarung MMA asal Brazil Viktor Belfort di Staples Center, Los Angeles pada 11 September, menandai kembalinya sang legenda ke atas ring usai memutuskan pensiun setelah kalah dari Manny Pacquiao pada 2008.
Namun rencana tersebut gagal terwujud. Dalam sebuah tayangan video yang diunggah di Twitter, De La Hoya mengatakan bahwa ia kini tengah dirawat di rumah sakit meski telah menerima vaksinasi COVID-19.
“Saya ingin kalian tahu bahwa meski saya sudah sepenuhnya menerima vaksin, saya terpapar COVID-19 sehingga saya tidak bisa bertarung akhir pekan depan,” kata De La Hoya.
“Saya telah menyiapkan segalanya selama beberapa bulan terakhir untuk persiapan comeback ini, dan saya ingin berterima kasih kepada semua orang atas dukungan luar biasa mereka.”
Setelah pembatalan itu, petinju berusia 48 tahun tersebut mengisyaratkan bahwa ia berharap dapat menjadwal ulang pertarungannya dan kembali naik ring pada akhir tahun ini.
“Saya saat ini berada di rumah sakit untuk mendapat perawatan dan saya yakin akan kembali ke ring sebelum akhir tahun,” ujarnya.
Setelah penarikan De La Hoya, belum diketahui terkait rencana kelanjutan pertarungan Belfort pekan depan.
Namun sebuah laporan menyebut bahwa penyelenggara menargetkan mantan juara dunia kelas Evander Holyfield sebagai lawan yang memungkinkan menjadi pengganti De La Hoya untuk melawan Belfort.
Baca Juga: Jadwal Tinju Dunia pada September 2021, Ada Duel Oscar De La Hoya vs Vitor Belfort
Holyfield sendiri sudah tidak bertarung lagi sejak 2011, demikian AFP. [Antara]
Berita Terkait
-
MMA Marketing Talk 2026 Siap Tetapkan Arah Industri Pemasaran dan Periklanan Indonesia
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Review The Smashing Machine: Kisah Nyata Paling Emosional di Ring MMA Dunia
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Indonesia Berjaya di Kejuaraan Para Bulu Tangkis Eropa, Leani Ratri Borong Lima Emas
-
HYROX Jakarta 2026: Adu Fisik dan Mental, Ribuan Peserta Bersatu Lawan Batas Diri
-
Mandiri Jogja Marathon 2026: AQUA Hadirkan Hidrasi dengan Sentuhan Budaya
-
Draymond Green Tolak Kontrak Rp443 Miliar, Buka Pintu Lebar Bagi LeBron James ke Warriors
-
Timnas Voli Indonesia Tembus Peringkat 43 Dunia Usai Segel Gelar Juara AVC Cup 2026
-
Perombakan Besar Yamaha! Fabio Quartararo dan Alex Rins Dipastikan Hengkang di Akhir Musim 2026
-
Padukan Olahraga dan Festival Budaya, Bhinneka Run 2026 Janjikan Pengalaman Lari Berbeda di TMII
-
Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda
-
Ranking FIVB Timnas Voli Indonesia Usai Juara AVC Cup 2026
-
Drama 5 Game Final Berakhir Manis, Cesar Camara Puji Mentalitas Juara Bogor Hornbills