Suara.com - Usai mengalami kecelakaan ski yang mengakibatkan cedera otak pada tahun 2013, kabar mengenai kondisi kesehatan Michael Schumacher tergolong cukup minim.
Detail kondisi legenda Formula 1 tersebut ditutup rapat-rapat oleh pihak keluarga.
Namun dilansir dari Crash, Corinna Schumacher, istri dari Schumacher membeberkan kabar terbaru dari pria 52 tahun ini.
Ia berujar bahwa saat ini Michael Schumacher berada di rumahnya dan sedang dalam proses terapi.
"Michael di sini, dia berbeda namun dia di sini. Ini membuat kami tetap kuat. Dia masih memperlihatkan betapa kuat dirinya setiap hari," tutur Corinna.
"Kami tinggal bersama di rumah, kami melakukan terapi, kami melakukan apapun untuk membuat Michael lebih baik dan memastikan bahwa ia merasa nyaman," lanjutnya.
Walau demikian, sang istri enggan membeberkan secara rinci mengenai perkembangan dari kesehatan mantan pembalap Ferrari tersebut.
"Dan apa pun yang terjadi, saya akan melakukan semua yang saya bisa. Kita semua akan melakukannya. Kami mencoba untuk melanjutkan sebagai sebuah keluarga, seperti yang disukai Michael dan masih dilakukan. Dan kami melanjutkan hidup kami," ucap sang istri.
"Privat tetaplah privat, sangat penting bagi saya bahwa dia dapat terus menikmati kehidupan pribadinya sebanyak mungkin. Michael selalu melindungi kami, dan sekarang kami melindungi Michael.”
Baca Juga: Jelang F1 GP Belanda, Pebalap F1 Keluhkan Penggunaan Asap Suar Penonton
Setelah memenangkan dua kejuaraan dunia pertamanya untuk Benneton pada tahun 1994 dan 1995, Schumacher kemudian memenangkan lima gelar dunia lagi bersama Ferrari antara tahun 2000 dan 2004.
Pembalap Jerman itu pensiun pada akhir 2006 tetapi kembali untuk tiga musim bersama Mercedes pada 2010 sebelum akhirnya gantung helm pada 2012.
"Kami selalu berhasil melewati balapannya dengan aman. Itulah sebabnya aku yakin dia memiliki beberapa malaikat pelindung yang mengawasinya," tambah Corinna.
"Saya tidak tahu apakah itu hanya semacam tembok pelindung yang Anda buat sendiri atau karena Anda naif, tetapi tidak pernah terpikir oleh saya bahwa apa pun bisa terjadi pada Michael," lanjutnya.
"Saya tidak pernah menyalahkan Tuhan mengapa ini terjadi sekarang. Kecelakaan itu benar-benar nasib buruk, semua nasib buruk yang pernah dialami siapa pun dalam hidup mereka," pungkasnya.
Putra Schumacher, Mick, berkompetisi di musim rookie F1 bersama Haas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
-
Hapus VIP, Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diklaim Merakyat, Termurah Rp40 Ribu
-
Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport
-
Gerry Salim Harumkan Nama Indonesia, Raih Podium Kedua di ARRC Sepang 2026
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat