Suara.com - Tim catur putri Papua menargetkan meraih emas pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Bumi Cenderawasih.
Manajer tim catur Papua Haji Ariadi di Jayapura, Senin (13/9/2021), mengatakan pihaknya optimistis dengan kekuatan tim catur putri yang diterjunkan di PON.
"Pasalnya, tim ini sudah mempunyai pengalaman bermain di PON sebelumnya dan meraih emas," katanya seperti dimuat Antara.
Menurut Ariadi, tentu dengan pengalaman sudah pernah bermain di PON kemudian memperkuat tuan rumah Papua, menjadi modal yang kuat untuk meraih hasil maksimal.
“Kami akan maksimalkan semua potensi yang ada demi mendapat hasil positif," ujarnya.
Senada dengan Haji Ariadi, pelatih catur Papua Ventje Ropa mengatakan secara keseluruhan kesiapan timnya kini sudah jauh lebih baik.
“Siap, ya jelas sudah siap, tinggal tunggu mainnya,” katanya.
Sementara itu, asisten pelatih catur Papua Banjir Ambarita mengatakan timnya kini lebih fokus menjaga kebugaran pemain hingga menjelang pertandingan.
“TC kami sudah lumayan cukup, jadi begitu di Papua kami konsentrasi menjaga stamina dan kekompakan tim untuk selalu gembira," katanya.
Dia menambahkan, pihaknya berharap tim tidak ada yang sakit, sehingga harus membuat kondisi mereka tetap senang, santai namun terjaga fokusnya.
Berita Terkait
-
Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga
-
KontraS: Operasi Balas Dendam TNI-Polri di Papua Bentuk Pelanggaran HAM Berat
-
Baku Tembak di Papua Tewaskan 12 Warga Sipil, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi
-
Jalan Panjang Satelit Palapa: Cerita Insinyur Asing di Indonesia 1976
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Sakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026
-
Mario Aji Start dari Posisi 17 di Moto2 Spanyol 2026
-
LavAni Juara Proliga 2026, Tumbangkan Bhayangkara Presisi 3-1 di Final
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Tim Uber Indonesia Waspadai Kanada di Laga Pembuka, Bidik Awal Sempurna di Grup C
-
Surabaya Samator Sikat Garuda Jaya, Kunci Peringkat Ketiga Proliga 2026
-
Timnas Hoki Putri Indonesia Optimis Lolos ke Asian Games 2026